Berita

Foto: Istimewa

Nusantara

Banjir Tebingtinggi Disebabkan Air Kiriman Dari Siantar

SENIN, 04 DESEMBER 2017 | 03:28 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Banjir yang melanda beberapa wilayah di Kota Tebingtinggi, Sumatera Utara, sejak Sabtu (2/12) subuh, belum juga surut. Akibatnya, sejumlah daerah yang dijuluki "Kota Lemang" itu masih digenangi air.

"Hingga petang ini ketinggian air dibeberapa titik masih setinggi pinggang orang dewasa," kata Sekretaris Komisi I DPRD Kota Tebingtinggi, Asnawi Mangkualam saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (3/12).

Menurutnya, daerah yang masih digenangi ketinggian air berada di Kelurahan Sri Padang, Tanjung Marulak, Tanjung Marulak Hilir, Lalang dan Karya Jaya, Kecamatan Rambutan. Selain itu, ketinggian air juga masih menggenangi daerah Kelurahan Pinang Mancung, Teluk Karang, Bulian, Brohol, Kecamatan Bajenis.


"Ketinggian air juga terjadi di Kelurahan Badak Bejuang, Bandar Utama, Mandailing, Padang Hulu, Bandar Sono, dan Persiakan," kata Wakil Ketua DPC PPP Kota Tebingtinggi itu.

Dia menyebut, banjir yang terjadi dua hari ini disebabkan hujan dari gunung. Lalu dari hulu sungai di Kabupaten Simalungun dan Siantar air naik, sehingga meluber ke Tebingtinggi.

"Banjir di Tebing Tinggi ini karena air kiriman dari daerah lain. Bukan karena hujan deras yang mengguyur daerah Tebing ini," tegasnya.

Dia pun menegaskan, akibat air kiriman dari daerah pegunungan di wilayah Kabupaten Simalungun dan Pematang Siantar itu, sehingga air dari Sungai Padang, Sungai Bahilang, dan Sungai Sibarau meluap.

Anggota DPRD PPP Kota Tebingtinggi itu berharap, dengan terjadinya banjir air kiriman yang melanda Kota Tebingtinggi ini, kedepan harus ada koordinasi dan kepedulian dalam menanggulangi dampak dan penanggulangan dengan Kabupaten dan daerah lainnnya.

"Semoga pak Gubsu Erry Nuradi bisa mengkoordinasikannya," harap Asnawi.

Dia pun mengakui, keberadaan Kota Tebingtinggi memang berada di antara 4 aliran sungai besar dan sedang. Ditambah 10 sungai kecil. Seperti Sei Padang, Bahilang, Sibarau dan Kelembah. Jika keempat sungai ini debitnya meningkat, Tebingtinggi pasti mengalami banjir. Hanya saja seberapa besar banjir yang melanda, semua tergantung iklim.

"Barangkali banjir kali ini sesuai visi-misi walikota, adalah menjadikan Kota Tebingtinggi bebas banjir. Eh rupanya, maksud dia kalau mau banjir kiriman ya 'bebas-bebas' saja." [sam]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya