Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Berkah BBM Satu Harga Di Ilaga

MINGGU, 03 DESEMBER 2017 | 07:43 WIB

Pemberlakukan BBM Satu Harga di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Barat, mendapat tanggapan positif dari warga setempat. Terbukti dari antusiasme warga antusiasme warga yang ingin membeli BBM di Anjungan Pengisian Minyak Solar (APMS) di distrik tersebut.

"Di sini memang hanya ada satu. Semoga nanti ada dua atau tiga unit APMS beroperasi, di Ilaga, Gome, dan Muara,” ujar salah satu warga, Yamesa, yang sedang menunggu giliran.
 
Masyarakat Ilaga bersyukur, karena memasuki bulan ke enam pemberlakuan BBM Satu Harga di wilayah itu, beberapa harga kebutuhan pokok menurun dan transportasi ojek mulai mengurangi tarifnya.


"Ini semua berkat BBM satu harga," tambah Yamesa.

Hal tersebut diapresiasi Sekretaris Daerah Kabupaten Ilaga Abraham Bisay. Menurutnya, program pemerintah itu berjalan dengan baik karena Pertamina sebagai BUMN secara langsung turun tangan hingga ke pelosok Papua.

Namun ia berharap, pasokan untuk Kabupaten Puncak jika dimungkinkan bisa ditambah karena kebutuhan masyarakat akan BBM di kabupaten tersebut sudah cukup tinggi.

"Kebutuhan kami sudah cukup tinggi. Setidaknya penambahan pasokan untuk menghindari penjualan BBM di kios sebesar Rp 50 ribu per liter dan menghindari penimbunan BBM pada bulan Desember nanti," tuturnya.

Steven Heri Purwanto selaku petugas APMS sangat memaklumi kebutuhan penambahan pasokan BBM di kabupaten Puncak. Tapi, lanjut dia, semua pengiriman ke Ilaga sangat tergantung dengan cuaca.

"Kami pernah delay pengiriman hingga 2-3 minggu karena faktor cuaca. Selain itu, pengiriman BBM hanya menggunakan satu pesawat.Pendistribusiannya pun tidak hanya di Ilaga. Banyak tempat di luar sana yang harus dipenuhi juga," ujarnya.

Untuk itu, Steven menyarankan pendistribusian seminggu tiga kali dengan dia hari pengiriman premium dan satu hari solar. "Itu sudah cukup memadai. Namun semua itu kembali pada kebijakan pemerintah," pungkas Heri.[wid/***]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya