Berita

Helikopter/net

Bisnis

Mulai 4 Desember, Keliling Di Jakarta Dan Bandung Bisa Pakai Helikopter

MINGGU, 03 DESEMBER 2017 | 04:00 WIB | LAPORAN:

Pemerintah terus membenahi infrastruktur transportasi di berbagai penjuru wilayah. Juga termasuk di wilayah DKI Jakarta. Setelah menyelesaikan pembangunan jalur kereta ke Bandara Soekarno-Hatta dan segera beroperasi, juga akan muncul transportasi lainnya sebagai pelengkap moda tranportasi yang telah ada.

Teknologi helikopter pun kini dimanfaatkan sebagai pelengkap moda transportasi itu. Adalah Helicity yang digawangi PT Whitesky Aviation akan segera meluncur melayani perjalanan masyarakat untuk Jakarta sekitarnya dan juga ke Bandung, Jawa Barat (Jabar).

Keberadaan Helicity kini resmi menjadi pelengkap moda transportasi setelah Kementerian Perhubungan melegitimasinya dengan menyusun rute penerbangannya.


"Helicity melengkapi moda transportasi di Indonesia. Selain cepat, keberadaan Helicity juga bisa dimanfaatkan untuk mendukung sektor pariwisata yang affordable atau terjangkau," tutur CEO Whitesky Aviation Denon Prawiraatmaadja kepada wartawan, Sabtu (2/12).

Denon bercerita, pihaknya mendukung berbagai program pemerintah terutama pembangunan infrastrukur transportasi dan kepariwisataan. Melalui program itu, pihak swasta seperti Helicity bisa mengambil peran dalam mewujudkan program-program tersebut.

Karena itu, kata Denon, Whitesky pada 4 Desember nanti akan secara resmi memperkenalkan Helicity sebagai transportasi yang mendukung program-program pemerintah itu. Kementerian Perhubungan, misalnya, "sah" mendukung Helicity dengan menetapkan rute-rute penerbangannya.

Dukungan tersebut menjadi penting mengingat Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) telah mengakui tingkat keselamatan penerbangan Indonesia di atas rata-rata dunia dengan nilai pemenuhan 81,15 persen.

Dengan kata lain, Indonesia menempati peringkat 55 dari 191 negara berdasarkan hasil audit keselamatan penerbangan oleh ICAO.

"Tahun sebelumnya Indonesia berada di peringkat 151, meloncati 90 negara. Ini luar biasa sehingga kami merasa terhormat ketika Kementerian Perhubungan berperan menentukan rute penerbangan Helicity," kata Denon menambahkan.

Sesungguhnya program Helicity sejalan dengan program pemerintah yang menjadi prioritas Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pariwisata yang menerapkan strategi 3A yakni Airlines-Airport, Air Navigation dan Authorities sebagai perencanaan membangun konektivitas udara.

Kementerian Pariwisata, misalnya, mengajak brand-brand di seluruh Tanah Air berpartisipasi mempromosikan pariwisata Indonesia melalui co-branding partnership.

Caranya dengan menggunakan brand Indonesia yaitu Wonderful Indonesia (untuk pasar global) dan brand Pesona Indonesia (untuk pasar domestik). Whitesky Aviation melalui Helicity merupakan salah satu yang terlibat dalam program tersebut.

Brand Wonderful Indonesia/Pesona Indonesia kini kian melejit ketika kinerja brand-brand pesaing regional justru menurun.

Brand Wonderful Indonesia praktis tidak dikenal di dunia pada 2013 karena berada di posisi 70 dalam Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) yang dikeluarkan oleh World Economic Forum (WEF). Pada tahun 2015 peringkat Indonesia naik pesat di posisi 50 dari total 141 negara, dan 2017 naik 8 peringkat ke posisi 42 dunia.

Sektor pariwisata memiliki hubungan yang erat dengan moda transportasi. Whitesky dengan 30 unit helikopter yang secara bertahap beroperasi di seluruh wilayah Indonesia, dinilai siap mendukung program konektivitas pariwisata itu.

Terlebih Helicity menerapkan sistem pembayaran per flight yang digunakan. Dengan begitu, Helicity bisa menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan menyerap pasar yang lebih luas.

Kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia pada 2016 sudah mencapai 12 juta orang. Dengan catatan, rata-rata perputaran uang untuk satu wisatawan nusantara bisa mencapai Rp 1,2 juta dan wisman USD 1200 per kunjungan. Angka tersebut hingga pertengahan tahun kemarin diakui telah mencapai setengah dari target Kementerian Pariwisata.

Bagi penumpang yang ingin mencoba naik helikopter bisa membayar Rp7 juta per trip, yakni selama 15 menit, untuk empat orang. Namun, pada pembukaan trip pertama pada 4 Desember 2017 akan ada diskon khusus hingga 50 persen atau Rp3,5 juta per trip. Diskon itu pun akan berlaku hingga pertengahan Januari 2018. [san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya