Berita

Zumi Zola/Net

Hukum

Zumi Zola Siap Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap APBD Jambi 2018

SABTU, 02 DESEMBER 2017 | 00:34 WIB | LAPORAN:

Gubernur Jambi Zumi Zola menyayangkan operasi tangkap tangan tindak pidana suap yang melibatkan oknum PNS, DPRD dan pengusaha di lingkungan pemerintah provinsi.

Menurut Zumi, pihaknya menghormati proses hukum dan mengapresiasi kinerja Komisi Pemberantasan Korupsi dalam memberantas tindak pidana korupsi di lingkungan Pemprov Jambi.

Salah satu langkah tegas yang diambil dengan mengganti pejabat yang terjerat OTT KPK, salah satunya Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Jambi. Rencananya pelantikan Sekda baru akan dilakukan pada Sabtu (2/12).


"Saya juga siap memberikan keterangan jika diminta oleh KPK. Saya akan tetap di sini dan tidak akan pergi ke manapun," ujar Zumi saat jumpa pers di rumah dinas gubernur di Kota Jambi, Jumat (1/12).

Saat disinggung upaya KPK yang akan menelisik dugaan keterlibatannya dalam kasus suap pembahasan APBD Pemprov Jambi 2018, Zumi menilai bahwa proses hukum bukan dengan berandai-andai. Politisi Partai Demokrat juga tidak ingin kasus yang menyeret empat orang sebagai tersangka itu menggangu kerja pemerintahan.

"Saya tetap menjalankan tugas seperti biasa. Tadi pagi datang ke acara panen gurame. Jangan sampai kejadian ini mengganggu roda pemerintahan sehingga merugikan masyarakat," jelasnya.

Lebih lanjut, Zumi mengungkapkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi, sudah mantap sejak awal dirinya dicalonkan. Dirinya bertekad menciptakan pemerintahan yang bersih.

"Jangankan tindak korupsi, hal kecil ketika bawahan bekerja malas saja saya lakukan tindakan tegas dengan memberhentikan atau memutasikannya," beber Zumi.

Sebagai gubernur, dia pun sudah mengingatkan kepada jajaran untuk bekerja dengan baik. Tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

Pemprov Jambi sendiri, lanjut Zumi, tetap menjalankan tugas seperti biasa. Zumi terus memimpin seluruh organisasi perangkat daerah untuk menyelesaikan program-program kerja yang telah direncanakan.

"Kasus hukum yang terjadi tidak menghambat pelaksanaan program pembangunan Jambi Tuntas (Tertib, Unggul, Nyaman, Tangguh, Adil dan Sejahtera) 2021," tegasnya. [nes] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya