Berita

Foto: RMOL

Hukum

KPK Ajak Penggiat Komunitas Jajal Simulator Anti Korupsi

JUMAT, 01 DESEMBER 2017 | 18:59 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak penggiat komunitas untuk mencoba simulator anti korupsi yang rencananya akan digunakan dalam memupuk kejujuran sejak dini di Faestival Anak Jujur 2.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang  mengatakan bahwa kegiatan ini mengingatkan untuk menjadi manusia yang jujur dan tidak terpengaruh dengan  keberadaan.

"Hari ini sosio drama ini menunjukkan mengingatkan kita semua meskipun kita sudah paham betul, marilah kita di luar dan di sekolah itu satu. Supaya dia ketemu sorang pemimpin seluruh Indonesia itu orang-orang yang berintegritas yang tidak terpengaruh dimanapun dia berada," ujarnya kepada awak media setelah selesai mengajak penggiat komunitas mencoba simulator di Lantai 3, Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan (1/12)


Saut juga mengajak penggiat komunitas dan beberapa media untuk mencoba simulasi. Mulai dari berjalan di zebra cross penyeberangan jalan, lalu berhenti di lampu lalu lintas dan berakhir di dalam kelas.

Di dalam kelas semua media ditunjukkan drama yang menunjukkan beberapa perlakuan anak jaman sekarang. Simulasi tersebut digunakan untuk memanamkan sikap anti korupsi sejak anak-anak.

"Jadi Festival anak jujur yang kali ini kita mau mengingatkan sekali lagi bhwa sebenarnya rumah, lingkungan dan sekolah itu tidak boleh terpisah," tukasnya.

Festival Anak Jujur 2 adalah lanjutan dari Festival Anak Jujur yang pertama, Festival ini rencananya akan diadakan pada 2 hari kedepan di Lantai 3 Gedung KPK.

Jika sebelumnya KPK mengindang anak-anak usia dini, kali ini KPK mengundang anak-anak usia SD, SMP dan SMA. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya