Berita

Foto: RMOL

Hukum

Pendemo Di KPK: Seret Penikmat Duit Proyek KTP-el Ke Penjara

RABU, 29 NOVEMBER 2017 | 12:18 WIB | LAPORAN:

Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kuningan, Jakarta Selatan, kembali digeruduk massa pendemo, siang ini (Rabu, 29/11).

Tuntutannya masih sama seperti kemarin, yakni mendesak lembaga antirasuah itu menangkap orang-orang yang terlibat kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el).

Para pendemo yang mengatasnamakan Komando Aksi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (Kompak) itu tampak mengangkat poster berisi macam tulisan bernada sindiran hingga tuntutan. Seperti di antaranya 'Saya Kebagian Bancakan Dana E-KTP 1,4 Jt $ Dan Rp 50 Jt' kemudian ada juga poster bertuliskan 'Olly Dondokambey Menyusul Setnov Menjadi Tersangka KPK'


"Kami meminta KPK untuk menangkap orang-orang yang menikmati duit e-KTP," lantang orator berjaket coklat di depan gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Mereka juga berkali-kali meneriakkan agar KPK menyeret Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasona Laoly untuk segera ditangkap.

"Apalagi Yasonna adalah seorang menteri harusnya memberi contoh yang baik bukan malah korupsi," ucapnya.

Selain Setya Novanto, nama politisi PDI Perjuangan Ganjar Pranowo, Melcias Mekeng dari Golkar, Drajat Wisnu Setyawan, Teguh Juwarno dari PAN juga disebut-sebut menerima pembagian dana proyek KTP-el.

Korupsi yang dilakukan bersama-sama tersebut diperkirakan menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 2,3 triliun.[wid] 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya