Berita

Alia Bhatt/Net

Blitz

Alia Bhatt, Kutuk Pembunuhan Karena Padmavati

RABU, 29 NOVEMBER 2017 | 10:37 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

India, khususnya Bollywood bergejo­lak karena film Padmavati. Kelompok pendemo menentang penayangan film baru Deepika Padukone, Ranveer Singh dan Shahid Kapoor ini karena dinilai tidak sesuai dengan sejarah. Mereka tidak ingin melihat ratu yang amat dicin­tai masyarakat Jaipur dilecehkan, tidak digambarkan sesuai dengan sejarah aslinya pada Padmavati.

Tidak hanya memberikan ancaman pembunuhan pada Padukone dan sutra­dara Sanjay Leela Bhansali, kelompok yang berasal dari Rajashtan ini juga melakukan aksi nekat.

Terbaru, sekelompok orang meng­gantung seorang pria dengan keji di Benteng Nahargarh. Di dekat pria itu, terdapat sebuah tulisan dalam huruf Hindi yang berbunyi, "Kami tidak mem­bakar patung, kami membunuh."


Meski mendapat kritik pedas dari publik, tapi Padmavati banjir dukungan dari sesama pegiat film. Tak mau kalah, Alia Bhatt juga menyuarakan kekesalan­nya melihat aksi anarkis publik. Bintang muda berbayar termahal ini mengutuk aksi bar-bar masyarakat yang sampai membunuh seseorang karena film.

"Inilah yang terjadi ketika ancaman kekerasan diizinkan untuk dilakukan secara terbuka tanpa hukuman! Apa yang terjadi? Mengejutkan!" seru Alia sembari mengunggah artikel tentang se­orang jenazah yang tubuhnya dipenuhi dengan tulisan-tulisan tak menyenang­kan terkait Padmavati.

Dia pun mengajak masyarakat untuk lebih saling mencintai dan tidak menye­bar kebencian karena hal semacam ini.

"Kita perlu menyambut cinta. Kita tidak boleh mendekatkan diri pada hal-hal yang berbau kebencian," seloroh model seksi ini. ***

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya