Berita

Hasto Kristiyanto/Net

Politik

Sekjen PDIP Perintahkan Kader Menangkan Jatim Dengan Beradab

RABU, 29 NOVEMBER 2017 | 11:18 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Seluruh elemen PDI Perjuangan siap dan solid untuk memenangkan 17 pilkada di Jawa Timur, termasuk memenangkan pasangan Gus Ipul-Azwar Anas di Jatim. Dengan seluruh kekuatan partai di Jatim yang bersinergi dengan partai koalisi, PDIP yakin bisa memenangkan Jatim.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto dalam Rapat Koordinasi Pemenangan Pilkada Jatim 2018 di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta. Rapat ini dihadiri pasangan Cagub dan Cawagub Jatim Gus Ipul-Anas, serta diisi para kader dari tiga pilar partai, yakni eksekutif, legislatif dan struktur partai di satu provinsi tersebut.

Khusus untuk Pilgub Jatim, Hasto mengatakan, Gus Ipul-Anas adalah representasi dua kekuatan politik terbesar, yakni kaum nahdliyin dan nasionalis, yang ada di dalam PKB dan PDIP. Dan ini merupakan kali pertama PDIP dan PKB berkoalisi di Jatim.


"Kami yakin jika dua kekuatan besar ini bersatu akan sangat dahsyat untuk memenangkan Gus Ipul-Anas," ujarnya.

Kepada tiga pilar partai, Hasto juga menekankan untuk memenangkan pilkada dengan cara-cara beradab, yakni tidak menggunakan politik uang dan tidak menyerang masalah pribadi lawan.

"Seperti diamanatkan Ibu Ketua Umum, bahwa bukan tradisi PDI Perjuangan mengeksploitisir urusan pribadi atau rumah tangga orang. Pilkada bagi PDI Perjuangan adalah pertarungan ide dan gagasan," ujar Hasto, dalam keterangannya (Rabu, 29/11).

Walikota Surabaya Tri Rismaharini yang hadir dalam rapat itu juga menitipkan pesan kepada Gus Ipul-Anas agar memperbaiki kualitas pendidikan SMA di wilayah Jawa Timur, setelah kewenangan terkait masalah itu ditarik ke tingkat provinsi.

Total jumlah kader tiga pilar PDIP  di Jatim adalah 23.900 orang, yang terdiri dari 13 kepala daerah, 17 wakil kepala daerah, 17 anggota DPR. Selebihnya adalah anggota DPRD dan struktur partai di Jatim. Kekuatan partai inilah yang solid memenangkan Jatim.​ [rus]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya