Berita

Foto/Net

Politik

Menag Lukman Saifuddin Malu-maluin

SENIN, 27 NOVEMBER 2017 | 12:58 WIB

TERSIAR kabar di berbagai media, Metro TV dapat award, penghargaan API (Apresiasi Pendidikan Islam), sebagian menyebutnya "penghargaan" dari Kementerian Agama RI kepada Metro TV atas jasa-jasa tivi ini dalam dakwah Islam.

Saya cuma bisa tertawa dan bertanya-tanya, apa betul? Kok bisa ya? Ehemmm bikin ngakak, LoL.

Yang paling berhak menjawab pertanyaan di atas pastinya Menteri Agama, Panitia dan Penerima Awardnya, antara lain Metro TV. Akan tetapi, karena diumumkan di publik, maka setiap orang berhak juga "mempertanyakannya". Saya termasuk orang yang mempertanyakannya.


Publik Indonesia pastinya bereaksi dan bertanya-tanya terkait jasa Metro TV dalam dakwah Islam atau Pendidikan Islam sehingga pantas mendapat award atau penghargaan itu. Pertanyaannya kemudian adalah siaran Metro TV yang mana? Dan apa tolak ukur kategorinya? Apa sebenarnya yang menjadi pertimbangan sehingga tivi ini dinilai layak dapat award dibanding tv swasta lainnya.

Menurut saya stasiun televisi lain justru jauh lebih layak. Sorry to say, sampai-sampai Metro TV pernah mendapat bully sebagai "metro tivu" itu, meskipun saat itu saya ikut prihatin, tapi cap/label metro tivu itu sampai saat ini belum hilang dari ingatan banyak orang, termasuk saya.

Jujur saja, sebelum label/cap negatif itu gencar beredar di media sosial, saya termasuk penggemar berat Metro TV. Namun setelah adanya label/cap di atas, saya hanya mengikuti berita Metro TV jika sudah sangat terpaksa. Oleh karena itu, ini perlu diclearkan Metro TV.

Apakah apresiasi atau award dari Menteri Agama di atas sebagai bagian dari clear and clean cap/label di atas? Jika memang iya, juga enggak apa-apa dan dapat dimaklumi. Toh tidak ada hukum positif yang dilanggar, kecuali hukum lainnya, sosial etik.

Karena yang memberi award atau apresiasi itu Kementerian Agama, maka kementerian inilah yang paling bertanggung jawab untuk menjelaskan duduk soal, alasan, kriteria, dan sistem penilaiannya terhadap Metro TV. Harus transparan dan objektif. Ini perlu dilakukan Menteri Agama, agar jangan sampai berkembang menjadi isu politis dan ujung-ujungnya Presiden Jokowi yang jadi sasaran kritik dan tudingan miring.

Untuk itu, transparansi dan klarifikasi objektif dari Menteri Agama terkait award kepada Metro TV itu sangat penting, termasuk penting buat Netro TV. Kalau tidak, maka penghargaan itu justru berubah jadi cemooh, atau award itu lebih tepat disebut award abal-abal. [***]

Ahmad Bay Lubis
Penulis adalah advokat, Wakil Sekjen DPP PPP

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya