Berita

Maruarar Sirait/Net

Politik

Maruarar Sirait: Tidak Ada Pemimpin Yang Lahir Dari Sikap Manja

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 | 20:34 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Generasi muda harus belajar dari para senior yang telah monerahkan sejarah dengan tinta emas. Kaum muda juga harus belajar dari langkah dan jejak para pemimpin dunia.

Demikian disampaikan tokoh muda nasional asal Sumatera Utara, Maruarar Sirait, di hadapan ratusan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, dalam acara diskusi publik bertemakan "Pancasila, Generasi Muda dan Ekonomi Kreatif" di GOR UIN Sumut, Medan (Sabtu, 25/11).

Selain Maruarar, hadir sebagai pembicara adalah pendiri Sopo Helios & Toba Odyssey, Yanes David Sidabutar; Ketua Pusat Kajian Kepemudaan dan Kewirausahaan yang juga dosen FISIP Universitas Sumatera Utara, Faisal Andi Mahrawa; serta pengusaha muda Anggi R Lubis.


"Sebagaimana kata Bung Karno, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah," ungkap Maruarar, yang juga politisi muda PDI Perjuangan.

Bung Karno, tegas Maruarar, adalah sosok pemimpin paripurna. Bung Karno lahir dari sebuah proses sejarah panjang, baik dari sisi pemikiran dan pergerakan.

"Jalan menjadi pemimpin yang menginspirasi itu tak mudah. Tak ada pemimpin yang lahir dari sebuah kemanjaan. Pemimpin harus hadir dengan sikap yang jelas dan konsisten," tegas Maruarar

Maruarar juga memberi contoh sosok Nelsom Mandela di Afrika Selatan. Nelson merupakan sosok yang konsisten dengan apa yang diyakini dan diperjuangkannya hingga harus masuk penjara. Namun sejarah membuktikan, keluar dari penjara Nelson malah menjadi Presiden.

"Dan saat menjadi presiden, Nelson Mandela mengampuni dan merangkul rakyat kulit putih. Beliau jadi legend, jadi role model bagaimana seorang pemimpin politik besar itu hadir," demikian Maruarar. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya