Berita

Agus Rahardjo/KPK

Hukum

KPK Apresiasi Kerja Polisi, Kasus Penyerangan Novel Ada Kemajuan

SABTU, 25 NOVEMBER 2017 | 06:35 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengapresiasi Polda Metro Jaya yang telah meliris dua sketsa wajah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan dengan menggunakan air keras, Selasa (11/4).

Ketua KPK Agus Rahardjo menilai upaya yang dilakukan Polri tersebut sudah mengalami kemajuan yang signifikan.

Sejauh ini perkembangan kasus penyerangan Novel dinilai jalan ditempat.


"Kami apresiasi ada kemajuan yang cukup signifikan," Ujar Agus di kantornya jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/11).

Agus menambahkan sebelum Polisi merilis sketsa wajah, pihaknya berencana mengelar jumpa pers untuk menjelaskan perkembangan kasus tersebut. Jumpa pers itu rencananya dilakukan dua minggu lalu oleh lima pimpinan KPK.

"Saya menunggu sampai pimpinan lengkap, tetapi selalu pimpinan tidak lengkap," kata Agus.

Diketahui dua sketsa wajah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap Novel dengan menggunakan air keras pada 11 April 2017 lalu didapat dari keterangan saksi yang diperiksa oleh Kepolisian.

Untuk mencari terduga, Polisi telah membentuk tim penyelidikan dan penyedikan dengan jumlah 167 orang lintas Polres, Polda, dan penyidik Mabes Polri.

Tak hanya itu, tim juga mendapat bantuan dari Australian Federal Police, serta Pusnafis Mabes Polri. Kerjasama ini untuk mengungkap pelaku yang didapat dari beberapa rekaman CCTV yang ada di TKP.

Adapun pada skesta pertama yang ditampilkan kepada awak media pada saat konferensi pers, merupakan pria dengan kulit gelap dan rambut pendek.

Kemudian pada sketsa kedua terlihat seorang pria dengan kulit putih dan rambut panjang. [nes]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Intervensi Prabowo soal Kabinet Jelang Pelantikan Presiden

Jumat, 03 Juli 2026 | 06:13

Sehina-hinanya, Serendah-rendahnya

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:48

Rezim Baru dan Kelahiran Organisasi Pemuda Paramiliter

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:41

Satu Polisi Tewas Dibacok saat Gerebek Bandar Sabu di Katingan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:18

Jokowi Kecewa Berat Roy Suryo-Dokter Tifa Tak Ditahan

Jumat, 03 Juli 2026 | 05:15

Jokowi Tidak Rela Kehilangan Kekuasaan

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:26

Spanyol Lolos ke 16 Besar setelah Gasak Austria 3-0

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:12

Raja Juli Antoni Dituntut Terbuka soal Kasus Bupati Kuansing

Jumat, 03 Juli 2026 | 04:03

Flyover Latumenten Bisa Kurangi Kemacetan 40 Persen

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:30

Sangat Aneh Kejaksaan Belum Periksa Jokowi

Jumat, 03 Juli 2026 | 03:17

Selengkapnya