Berita

Foto: Humas Telkom Group

Bisnis

Anak Usaha Telkom Akuisisi Perusahaan Satelit Malaysia

JUMAT, 24 NOVEMBER 2017 | 11:44 WIB | LAPORAN:

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui anak usahanya PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin) menyepakati pembelian mayoritas saham TS Global Network Sdn Bhd (TSGN), perusahaan Malaysia penyedia dominan layanan komunikasi satelit.

Pemindahan kepemilikan mayoritas TSGN kepada Telin ditandai dengan penandatanganan perjanjian jual beli saham bersyarat yang dilakukan oleh Direktur Utama Telin, Faizal R. Djoemadi, CEO TSGN Kent Ho, dan para pemegang saham TSGN, disaksikan oleh Direktur Wholesale & International Service Telkom Abdus Somad Arief dan Chairman ofd TSGN Datuk Hod Parman di Cyberjaya, Malaysia, Jumat (24/11).

TSGN merupakan perusahaan penyedia layanan VSAT terbesar di Malaysia yang memiliki pelanggan korporasi dari berbagai industri seperti perkebunan, pertambangan, pemerintahan dan perbankan, di samping juga TSGN memiliki perusahaan afiliasi di Brunei dan Myanmar.


Faizal mengatakan, dalam bisnis satelit yang tak mengenal batas negara, Telin membutuhkan mitra yang berpengalaman dan telah existing di pasar regional. Oleh karena itu, bersama TSGN peluang memperluas pasar satelit komunikasi akan terbuka lebar, baik di Malaysia maupun kawasan regional lainnya.

"Akuisisi TSGN juga sejalan dengan visi Telin untuk menjadi Global Digital Hub. Aksi korporasi ini juga diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi Telin dalam hal akses ke enterprise market regional, khususnya Malaysia, Brunei dan Myanmar," ujar Faizal usai melakukan penandatanganan sebagaimana rilis Corporate Communication PT. Telkom Indonesia yang diterima redaksi siang ini.

Pada kesempatan yang sama, Abdus Somad menegaskan, sinergi dengan TSGN adalah sebuah langkah strategis untuk pengembangan pasar satelit di kawasan Asia Pasifik.

"Sinergi ini akan semakin membuka peluang bagi TelkomGroup untuk mewujudkan cita-cita menjadi pemain utama dalam bisnis satelit, sejalan dengan tujuan strategis perusahaan untuk menjadi top 3 penyelenggara layanan satelit di Asia," demikian Abdus Somad.[wid]


 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya