Berita

M. Toha/Humas MPR

M. Toha: Dosen Agen Sosialisasi Empat Pilar MPR

KAMIS, 23 NOVEMBER 2017 | 23:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Sebanyak 100 dosen perguruan tinggi negeri dan swasta se Surakarta mengikuti pelatihan untuk pelatih (training of trainers/ToT) Empat Pilar MPR. Anggota MPR RI Mohammad Toha secara resmi membuka pelatihan untuk pelatih Empat Pilar MPR itu di Hotel Paragon Solo, Jawa Tengah, Kamis (23/11).

Pembukaan pelatihan untuk pelatih ini dihadiri Wakil Rektor II Universitas Sebelas Maret (UNS) Dr. Muhammad Jamin, Sekretraris Daerah (Sekda) Kota Surakarta Ir. Budi Yulistianto, Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Setjen MPR Tugiyana, serta para dosen PTN dan PTS se Surakarta.

Di depan peserta pelatihan, Mohammad Toha mengatakan MPR dengan keterbatasan dana (anggaran) tidak bisa mensosialisasikan Empat Pilar MPR ke seluruh lapisan masyarakat. Karena itu MPR menggunakan cara dengan mengadakan pelatihan kepada pelatih untuk para dosen. Dengan cara seperti "multi level marketing" ini, sosialisasi Empat Pilar MPR nanti bisa dilakukan secara mandiri.


"Karena sudah ada pelatih hasil dari pelatihan ini," katanya dalam keterangan Humas MPR.

Menurut Toha, para dosen yang menjadi peserta pelatihan Empat Pilar MPR ini adalah agen perubahan. Setelah mendapat pelatihan Empat Pilar MPR ini, Toha berharap para dosen bisa menyebarkan ilmu dan pengetahuan tentang Empat Pilar MPR kepada mahasiswa dan lingkungan kampus.

"Dosen ini bisa mengubah mahasiswa, kid jaman now," ujar politisi PKB ini.

Mengapa MPR mensosialisasikan Empat Pilar MPR, lanjut Toha, adalah karena masih banyak warga masyarakat, termasuk mahasiswa tidak mengimplementasikan Empat Pilar MPR. Padahal Indonesia menghadapi tantangan kebangsaan yang sangat berat. Toha menyebutkan tantangan kebangsaan itu tidak hanya terorisme dan radikalisme tapi juga KKN dan narkoba.

Kepada para dosen peserta pelatihan Toha berpesan untuk memberi masukan bagaimana metode agar sosialisasi Empat Pilar MPR bisa menarik dan tepat. Selama ini MPR sudah memakai berbagai metode seperti TOT, outbound, bela negara, seni budaya, dan lainnya.

"Namun hasilnya belum maksimal. Nanti dalam diskusi kelompok agar dibahas metode sosialisasi Empat Pilar MPR supaya bisa diimplementasikan dengan baik," ucapnya.

Sementara itu Wakil Rektor II UNS Muhammad Jamin mengatakan para dosen merupakan unsur strategis dalam sosialisasi Empat Pilar MPR. Para dosen menyiapkan mahasiswa sebagai calon pemimpin bangsa. Dengan peran para dosen itu, kata Jamin, pelatihan untuk pelatih ini sangat penting.

"Harapannya peserta pelatihan ini menjadi agen mensosialisasikan Empat Pilar MPR ke seluruh elemen bangsa," ujarnya.

Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Setjen MPR Tugiyana dalam laporannya menyebutkan bahwa pelatihan untuk pelatih di Solo ini merupakan kegiatan kedua pada tahun 2017 ini.

"Metode pelatihan untuk pelatih ini adalah metode yang lengkap dan komprehensif karena peserta mendapat ceramah dan melakukan pendalaman dalam diskusi kelompok," katanya.

Pelatihan ini diikuti 100 dosen terdiri dari 51 laki-laki dan 49 perempuan dengan melibatkan 15 narasumber anggota MPR. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

KPU akan Berulang Tahun ke-73 di November Tahun Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 12:22

Nasib Atlet Setelah Lampu Stadion Padam

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Trump: Perjanjian Damai dengan Iran akan Diteken Hari Ini

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:33

Pemuda 24 Tahun Jadi Tersangka Usai Bawa Botol Diduga Bom Molotov ke Aksi DPR

Minggu, 14 Juni 2026 | 11:25

Ekonom Ungkap Akar Munculnya Narasi "Sell Indonesia"

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:41

KPK Bongkar Korupsi "Sempurna" di Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:39

Panggung Atraksi Wushu di Sekolah Rakyat Manado Pukau Mensos

Minggu, 14 Juni 2026 | 10:01

Daya Beli Masyarakat Terancam Jika BBM Subsidi Ikut Naik

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:51

KPK Amankan Dokumen saat Geledah Kantor Hingga Rumah Dinas Bupati Muara Enim

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:44

Menhan Jepang Persembahkan Model Kapal Perang "Makasa" ke Prabowo di Kertanegara

Minggu, 14 Juni 2026 | 09:31

Selengkapnya