Berita

Ahmad Basarah/Humas MPR RI

Ahmad Basarah: Menwa Dianggap Produk Orba Adalah Sebuah Kesalahan

SENIN, 20 NOVEMBER 2017 | 08:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kegiatan sosialisasi Empat Pilar MPR dengan metode Pendidikan Kebangsaan Bela Negara dengan peserta anggota Resimen Mahasiswa (Menwa) di Kota Wisata Batu Malang, Jawa Timur) berakhir sudah.

Ahmad Basarah selaku kepala Badan Sosialisasi MPR, Minggu malam (19/11), menutup secara resmi kegiatan sosialisasi tersebut di Tumapel Room Singhasari Resort Kota Batu. Penutupan ditandai dengan pencopotan secara simbolis tanda peserta yang digunakan 100 anggota Menwa, perwakilan dari 22 kampus se Provinsi Jawa Timur.

Hadir di antaranya Ketua DPRD Kota Batu KH. Abdul Hakim, Komandan Menwa Provinsi Jawa Timur, Atfiah El Zam Zami, Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Tugiyana, Kepala Biro Keuangan Maifrizal, dan para pimpinan perguruan tinggi di Jawa Timur.


Ahmad Basarah dalam pidato penutupannya menekankan pentingnya pemerintah melalui Kementerian Pertahanan RI menjalankan fungsi pembinaan keprajuritan dan keilmuan yang dimiliki oleh organisasi Menwa.

Basarah menganggap ada yang salah dalam membangun ideologi bangsa setelah berakhirnya pemerintahan Orde Baru. Penataran P4 berikut BP7-nya dibubarkan karena dianggap produk Orde Baru. Begitu pula organisasi Menwa tidak lagi di bawah binaan Kementerian Pertahanan juga karena dianggap bagian dari Orde Baru.

"Menganggap Menwa sebagai bagian dari Orde Baru adalah sebuah kesalahan," ujar Basarah.

Menwa, menurut Basarah, adalah organisasi mahasiswa yang memiliki potensi yang sangat besar bagi kepentingan bangsa Indonesia untuk membina, menyemai generasi muda bangsa yang punya jiwa patriotisme, keprajuritan, sekaligus keilmuan. Oleh karena itu, sudah seharusnya pemerintah memberi perhatian lebih kepada keberadaan Menwa agar pembinaan lebih terarah, terukur, dan fokus untuk melahirkan bintang-bintang Pancasila di setiap kampus,

"Kami pastikan adik-adik Menwa tidak sendirian di dalam menjalankan tugas dan fungsinya mengawal kampus dari segala ancaman ideologi dari luar yang akan merongrong kedaulatan Indonesia, termasuk kedaulatan ideologi negara Indonesia, yaitu Pancasila," tegas Basarah.

Sebelum Ahmad Basarah menyampaikan pidato, terlebih dulu Kepala Biro Persidangan dan Sosialisasi Tugiyana menyampaikan laporannya, disusul kemudian sambutan Komandan Menwa Provinsi Jawa Timur Atfiah El Zam Zami.

Selaku penanggung jawab kegiatan sosialisasi Empat Pilar dengan metode Pendidikan Kebangsaan Bela Negara, Tugiyana menjelaskan bahwa sampai akhir kegiatan jumlah peserta tetap 100 orang, dengan komposisi 65 lelaki dan 35 perempuan, dan hampir seluruhnya dalam keadaan sehat.[wid]


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya