Berita

Pembebasan Sandera Warga Desa Kimbely/Net

Politik

Ketua MPR: Tak Ada Toleransi Untuk Gerakan Yang Merongrong NKRI

SABTU, 18 NOVEMBER 2017 | 05:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengapresiasi pembebasan warga di Desa Kimbely dan Kampung Longsoran Papua yang sepekan lebih disandera Kelompok Kriminal Bersenjata.

"Salam hormat untuk pasukan gabungan yang membebaskan warga dari kelompok bersenjata. Ini bukti jelas TNI dan Polri kita kompak menjaga kedaulatan," ujarnya di sela sela menghadiri Kongres 10 Korps Alumni HMI (KAHMI) di Hotel Santika Medan, Jum’at (17/11).

Menghadapi dinamika situasi keamanan yang terjadi di Papua, Zulkifli mengajak seluruh pihak untuk menahan diri dan memverifikasi informasi yang beredar. Ketua Umum PAN ini juga mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang bahu membahu bekerja sama mengevakuasi warga.


"Mari percayakan TNI dan Polri kita untuk melakukan yang terbaik di Papua. Karena ini soal kedaulatan, tak ada toleransi untuk gerakan apapun yang merongrong NKRI," tutupnya.

Aparat gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi 344 warga Desa Kimbely dan Kampung Longsoran, Tembagapura, Papua setelah sepekan lebih disandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

Dari 344 warga 23 diantaranya merupakan anak-anak. Saat ini tim gabungan masih memburu para pelaku penyanderaan. Operasi penyelamatan warga ini dilakukan oleh aparat gabungan TNI-Polri yang dipimpin langsung Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar, Pangdam XVII Cendrawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit dan Asisten bidang Operasi Kapolri, Irjen M Iriawan. [nes]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya