. Nama Hilman Mattauch SAB saat ini sedang ramai diperbincangkan. Hilman yang bertugas sebagai kontributor Metro TV adalah orang yang menyopiri Ketua DPR Setya Novanto saat kecelakaan.
Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Salamun mengatakan pihaknya memang mengundang ketua umum Partai Golkar itu untuk menjadi narasumber dalam salah satu program Metro TV.
Sesaat sebelum kecelakaan itu, dia mengaku menugasi banyak reporter termasuk Hilman untuk mencari keberadaan Novanto.
"Lalu kami cari itu (Setnov), yang dapat Hilman. Sore harinya dia melapor bahwa bersama Setnov. Karena dia bersama Setnov kita suruh bawa dia ke studio, lalu terjadilah peristiwa itu. Katanya setelah ke studio akan ke KPK seperti ceritanya pengacaranya itu," papar Don Bosco, Jumat (17/11).
Don Bosco menjelaskan, dalam beberapa kasus wartawan
Metro TV memang kadang menjadi sopir untuk memastikan narasumber tiba tepat waktu ke studio.
Namun demikian, pihaknya juga akan tetap melakukan pemeriksaan internal kepada Hilman apakah ada pelanggaran kode etik terkait insiden tersebut.
"Kami lagi telusuri internal kenapa dia yang harus nyopiri, kenapa kejadian begitu. Cuma kita anggap masih upaya bagian mendatangkan Setnov ke studio," ujar Don Bosco.
Ditegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi tegas jika ada pelanggaran kode etik.
Kamis siang, Polda Metro Jaya menetapkan Hilman Mattauch sebagai tersangka karena mengemudikan mobil sembari memainkan telepon genggam. Hilman dijerat pidana pelanggaran lalu lintas dengan ancaman hukuman tiga bulan penjara.
Setya Novanto dilarikan ke RS Medika Permata Hijau, Jakarta Selatan setelah mobil yang dosipori Hilman mengalami kecelakaan di kawasan Permata Hijau.
Novanto sempat menghilang saat penyidik KPK ingin menangkap dirinya di rumah pribadi, Jalan Wijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu malam (15/11). KPK menetapkan Novanto sebagai tersangka perkara korupsi KTP elektronik.
[rus]