Berita

Bimanesh Sutardjo/RMOL

Hukum

Observasi Kesehatan Novanto Butuh Waktu 3X24 Jam

JUMAT, 17 NOVEMBER 2017 | 12:52 WIB | LAPORAN:

. Tim dokter RS Media Permata Hijau masih terus melakukan pemeriksaan terhadap Ketua DPR Setya Novanto.

Salah satu tim dokter dr. Bimanesh Sutarjo mengatakan

Tim dokter akan melakukan pemeriksaan CT-scan untuk mengetahui seberapa parah cedera di kepala ketum Golkar itu.


Salah satu tim dokter dr. Bimanesh Sutarjo mengatakan CT-scan diperlukan untuk mengetahui kondisi Novanto.

"Kami yang dimintakan dokter yang menangani masalah saraf, cedera kepalanya itu CT-scan yang akan kita kerjakan, jadi belum MRI (Magnetic Resonance Imaging)," kata dr. Bimanesh di RS Media Permata Hijau, Jakarta Selatan, Jumat (17/11).

Masa observasi kesehatan Novanto pasca tabrakan selama 3 x 24 jam. Setelah itu baru dapat diketahui apakah masa rawat diperpanjang atau hanya rawat jalan.

"Pasien kalau cedera kepala masa observasi di RS manapun adalah 3x24 jam. Berpegang pada ketentuan medisnya adalah observasi 3 x 24 jam baru kita ketahui orang ini bisa kita perlu diperpanjang masa rawatnya atau bisa pulang rawat jalan. Ini bukan bidang saya tapi yang umum saya pelajari di kedokteran umum begitu, 3x24 jam kita katakan stabil bisa orang bisa rawat jalan," papar dr. Bimanesh.

Ketum Golkar Setya Novanto dilarikan ke RS Medika Permata Hijau setelah mobil yang rencananya mengantarkannya ke KPK mengalami kecelakaan pada Kamis malam tadi di kawasan Permata Hijau, Jakarta Selatan.

Novanto menjadi target operasi KPK setelah mangkir dalam panggilan untuk diperiksa sebagai tersangka pada perkara korupsi KTP elektronik. [rus]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya