Berita

Dunia

Megawati Yakin Semua Bangsa Mimpi Wujudkan Trisakti

JUMAT, 17 NOVEMBER 2017 | 05:51 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Tujuan dari Demokrasi Pancasila adalah tercapainya Trisakti yaitu berdaulat dalam politik, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan.

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri juga meyakini demokrasi yang dicetuskan Bung Karno ini, bukan hanya berguna bagi Indonesia, melainkan bangsa-bangsa lain di dunia.

"Saya yakin, semua bangsa di bawah kolong langit ini pun memimpikan dapat sampai pada Trisakti,” kata dia dalam orasi ilmiah berjudul 'Demokrasi Pancasila: Sebuah Demokrasi Ekonomi dan Politik untuk Membangun Tatanan Baru Dunia’ di Universitas Nasional Mokpo (MNU), Mokpo, Korsel (Kamis, 16/11).


Megawati mendapat gelar Doktor Honoris Causa di bidang demokrasi ekonomi dari kampus tersebut.

Bagi Megawati, demokrasi adalah alat, bukan tujuan. Dia meyakini inti dari demokrasi adalah permusyawaratan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan, bukan oleh perdebatan dan siasat yang diakhiri dengan adu kekuatan dan penghitungan suara pro dan kontra.

"Sebagai alat, demokrasi Pancasila mengenal kebebasan berpikir dan berbicara. Tetapi, kebebasan dalam batas-batas tertentu, yakni batas keselamatan negara, batas kepentingan,” ujar ketua umum PDI Perjuangan ini.

Dalam kesempatan itu, Megawati juga melakukan otokritik pada langkah-langkah politik dan ekonomi yang terjadi di abad 21 ini.

"Ternyata, imperialisme dan kapitalisme yang merupakan watak ingin menguasai orang dan bangsa lain, masih terus menggurita. Hubungan antar bangsa jadi salah kaprah dalam relasi dominasi,” katanya.

Megawati menegaskan dirinya tidak anti asing. Sebab, kerjasama dengan bangsa lain merupakan keharusan, karena setiap bangsa memang tidak dapat mengisolir diri dari bangsa lain.

Menurut Megawati, nasionalisme tidak boleh dipahami. sebagai suatu sikap anti asing dan perilaku fanatik, yang kemudian akan memunculkan gerakan chauvinisme nasionalis.

"Namun demikian, dengan berada dalam pergaulan internasional dan dengan terlibat kerjasama politik dan ekonomi dengan bangsa lain, bukan berarti kita menyerahkan kedaulatan bangsa sendiri kepada orang lain,” ujarnya.

Megawati mengatakan, para pendiri bangsa yang terlibat dalam Konferensi Asia Afrika dan Gerakan Non Blok, menjadi bukti sejarah nyata dalam peradaban manusia. Gerakan yang mereka lakukan adalah fakta sejarah tentang solidaritas, toleransi dan gotong royong bangsa-bangsa.

"Mereka membuktikan bahwa cita-cita untuk mencapai Trisakti bagi bangsanya, bukan berarti dengan cara mengeksploitasi dan menindas bangsa lain,” ujarnya.

Dalam penganugerahan DHC, Megawati ditemani oleh putra pertamanya, Mohammad Rizki Pratama, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kemaritiman, Rokhmin Dahuri, Dubes RI untuk Korsel, Umar Hadir dan sejumlah anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR, yakni Herman Hery, Daryatmo Mardyanto dan Nico Siahaan. [sam]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya