Berita

Foto: RMOL

Mentan Ingin Tiga Kabupaten di Sulsel Jadi Penyuplai Sayur Mayur

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 | 23:32 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman berkeinginan menjadikan tiga wilayah Kabupaten di Sulawesi Selatan sebagai daerah pertanian sayur-mayur.

"Seperti di Kabupaten Maros ini, kami ingin jadi daerah yang dapat menyuplai kebutuhan sayur-mayur di kawasan Ibukota Makassar. Seperti Jakarta di topang kabupaten yang ada di sekelilingnya. Kami ingin, Makassar ditopang oleh Maros, Gowa, dan Takalar," ujarnya saat menghadiri acara panen raya padi di Desa Tanete, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (16/11).

Menurutnya, dengan keberadaan Balai Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Pertanian di Maros, dapat memproduksi bibit benih. Bibit tersebut diberikan secara cuma-cuma ke petani.


"Kemudian di sini ada Litbang kami di Maros, yang (balai) besarnya kerja memproduksi bibit benih, dan diberikan gratis ke masyarakat. Itu program kami ke depan, bagaimana menyelesaikan sayur-mayur dan pangan di Makassar, diselesaikan sekelilingnya," urainya.

Amran mengatakan, dengan di dorongnya sentra sayur-mayur di wilayah penyangga Ibukota Makassar,  biaya produksi hingga persoalan kesejahteraan petani dapat terselesaikan.

"Pertama biayanya murah, karena transport dekat. Yang kedua harganya pasti murah juga berarti tidak terjadi inflasi,  yang ketiga masyarakat sejahtera di sekelilingnya," katanya.

Amran mengatakan, untuk menyelesaikan target sayur dan pangan. Pihaknya meminta bantuan TNI membuat embung.

"Bendungan (embung-red) insya allah, ini bapak Kepala Staf Daerah Militer (Kasdam) baru, energi baru. Pak Dandim, ini berikan tanda mata (kesan untuk) Maros ini (embung) harus rampung dua bulan," pungkas Arman disambut kesiapan Dandim Maros Letkol Mardi A.F. [sam]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya