Berita

Oesman Sapta/Net

OSO Ingatkan Jangan Sampai Indonesia Tergilas Siklus Ideologi

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 | 16:37 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Wakil Ketua MPR RI Oesman Sapta mengatakan dunia sedang mengalami siklus ideologi. Disebutkan ada ideologi komunis, kapitalis, marxis dan ideologi lainnya. Siklus itu disebut selalu berputar dan tidak bisa dibendung.

Menghadapi hal yang demikian, OSO sapaan pria yang juga menjabat ketua DPD RI itu dengan tegas mengatakan agar kita cerdas mensiasatinya.

"Supaya kita tak tergilas siklus itu," ungkapnya saat memberi Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada ratusan anggota Perhimpunan Hakka Indonesia Sejahtera, di Sanur, Bali, Kamis (16/11).


OSO berharap agar kita memegang dan mengamalkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. "Empat Pilar MPR itu sudah final," paparnya.

Sebagai pegangan hidup berbangsa, OSO juga menekankan agar anggota Hakka ikut mengamalkan dan melaksanakan keempat hal itu.

Dirinya percaya bahwa anggota Hakka mau melaksanakan Empat Pilar sebab diakui pengurus dan anggota Hakka menghayati betul nasionalisme Indonesia.

"Anggota Hakka berkomitmen memegang Sumpah Pemuda. "Mereka akan mengubah hymne dari bahasa Tionghoa ke bahasa Indonesia," tambahnya.

Dikatakan, sebagai warga Indonesia, anggota Hakka mempunyai hak dan kewajiban yang sama. "Kita harus menjadi orang Indonesia yang benar dan bermartabat," paparnya.

Dalam sambutan, Ketua Hakka Sugeng Prananto, mengucapkan terima kasih kepada OSO yang telah hadir dalam acara itu. Diungkapkan Hakka akan melaksanakan apa yang disampaikan OSO yakni cinta tanah air Indonesia dan menjunjung Pancasila.

"Kita siap melaksanakan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika," ujar Sugeng Prananto. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya