Berita

Foto:RMOL

Politik

Fadli Zon: Mahasiswa Ukraina Bisa Jadi Duta Budaya Indonesia

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 | 13:26 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ada banyak jalan untuk menguatkan hubungan di antara dua negara. Diantaranya dengan merangkul para mahasiswa.

Demikian pesan dan benang merah dalam pertemuan antara Delegasi DPR RI dengan para mahasiswa Ukraina yang mengambil studi Bahasa dan Sastra Indonesia di Univesitas Nasional Taras Shevcenko, Kiev, Ukraina.

Delegasi DPR RI ini dipimpin Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, serta diampingi oleh dua Anggota DPR, Irgan Chairul Mahfiz dan Nasir Djamil.


Dalam pertemuan dengan para mahasiswa dan mahasisiwi ini juga didampingi oleh Duta Besar Indonesia untuk Ukraina, Yuddy Chrisnandi, dan dosen bahasa Indonesia di Universitas Taras Shevchenko, Dr. Prabowo.

Puluhan mahasiswa ini rata-rata belajar bahasa Indonesia sudah tiga hingga lima tahun. Sebagaian mereka juga pernah ke Indonesia selama satu tahun, dan juga sudah berkeliling ke berbagai daerah seperti ke Sumatera Barat, Malang, Bali dan Lombok.

Dalam pertemuan ini diagendakan untuk membuat organisasi atau paguyuban mahasiswa Ukraina yang belajar Bahasa Indonesia. Apalagi, peminat bahasa Indonesia di Ukraina juga sangat tinggi.

"Ini merupakan satu upaya baik untuk mempromosikan budaya dan sastra Indonesia. Kita juga berharap para mahasiswa ini menjadi duta Indonesia di Ukraina," kata Fadli, yang juga dikenal sebagai penyair dan sastrawan Indonesia.

Beberapa tahun mendatang, sambung Fadli, ketika mahasiswa ini sudah bekerja dan menjadi profesional maka diharapkan juga bisa mendukung hubungan bilateral di antara kedua negara. Hubungan ini akan semakin erat sebab ke depan tidak alagi kendala dan bahasa.

Julia, mahasisiwi Ukraina yang sudah datang ke Indonesia dan tinggal selama setahun, sangat bangga menjadi bagian dari pelajar yang mengambil kuliah bahasa Indonesia. Di mata dia, orang Indonesia sangat ramah, dengan budaya yang beragam, dan kuliner yang bermacam-macam.

"Saya sangat suka negara Indonesia yang indah itu," ungkapnya. [rus]

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Istana Merdeka Menjelma jadi Pusat Pesta Rakyat dan Surga Kuliner UMKM

Jumat, 21 Agustus 2026 | 00:09

Mirza Fakhrul Islam Alamgir Terpilih Jadi Presiden Baru Bangladesh

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:52

Penanganan Bencana NTT Tidak Boleh Ada Kendala Anggaran!

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:38

Penumpang Bus NPM Pembawa Ratusan Vape Etomidate Diringkus Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 23:18

PDIP Lepas Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:26

Purbaya Siapkan Rp3 Triliun Insentif untuk Satu Juta Motor Listrik

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:15

DPO Narkoba Club Malam Batam Diringkus saat Mau Kabur ke Malaysia

Kamis, 20 Agustus 2026 | 22:01

Dewan Adat Bamus Betawi Minta Warga Pati Tak Demo di Jakarta

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30

Gibran Minta Maaf ke Pengungsi Gempa NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:06

Sayembara Ijazah SMA Gibran Tak Mengubah Standar Pembuktian Hukum

Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:02

Selengkapnya