Berita

Hukum

Novanto Hilang, KPK-Polri Koordinasi Keluarkan Surat DPO

KAMIS, 16 NOVEMBER 2017 | 01:40 WIB | LAPORAN:

Sebelum mengeluarkan surat penangkapan, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata sudah mengeluarkan belasan surat pemanggilan terhadap Ketua DPR RI, Setya Novanto.

Hal itu sebagaimana diinformasikan Jurubicara KPK, Febri Diansyah, dalam konferensi pers di kantornya, Kamis dini hari (16/11).

“Hingga Rabu ini, KPK sudah melakukan pemanggilan 11 kali, untuk tersangka Andi Narogong, Sugiharto, juga untuk tersangka juga,” jelasnya.


Surat penangkapan sendiri, menurut Febri, dikeluarkan lantaran dianggap perlu oleh para penyidik yang menangani perkara dugaan korupsi e-KTP yang menjerat Setya Novanto.

"Jadi kami pandang segala upaya persuasif untuk proses penegakan hukum ini sudah kami lakukan. Sampai tengah malam ini, tim masih di lapangan. Tim juga masih melakukan pencarian,” jelasnya.

“Kalau nanti tak ditemukan kami akan koordinasi dengan polri untuk mengeluarkan surat DPO (daftar pencarian orang). Jadi kami imbau yang bersangkutan untuk menyerahkan diri. Jika ada bantahan yang ingin dilakukan, silakan sampaikan langsung ke penyidik KPK.”

KPK sebelumnya mengumumkan kembali penetapan Novanto sebagai tersangka kasus e-KTP. Penetapan tersangka tersebut disampaikan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang, dalam jumpa pers di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (10/11).

Novanto sebelumnya lolos dari status tersangka dalam penetapan sebelumnya, setelah memenangi gugatan praperadilan terhadap KPK. [sam]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya