Berita

Arsul Sani/net

Hukum

Komisi III DPR: KPK Jangan Semaunya Sendiri

RABU, 15 NOVEMBER 2017 | 13:18 WIB | LAPORAN:

Semua pihak baik invidu atau aparat harus bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat soal penegakan hukum di Indonesia.

Demikian disampaikan Anggota Komisi III DPR, Arsul Sani di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (15/11).

Pernyataan Arsul tersebut menyikapi persoalan Ketua DPR RI, Setya Novanto yang menolak panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka korupsi KTP elektronik (KTP-el) untuk diperiksa.


"Kita harus melihat ini dari dua sisi, yang harus ditunjukkan kepada masyarakat itu kan budaya taat hukum," ujarnya.

Novanto menolak hadir karena menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terhasap uji materu UU KPK. Arsul menilai KPK tidak bisa menyalahkan pilihan pihak Novanto karena lembaga antirasuah juga memakai alasan menunggu putusan uji materi di MK untuk menolak undangan rapat bersama Pansus Angket DPR untuk KPK.

"Penasehat hukumnya Novanto itu mengatakan tidak akan datang sebelum ada putusan MK karena masih uji materi itu kan bermula dari sikap KPK yang tidak akan datang ke pansus angket DPR karena menunggu adanya putusan MK," jelasnya.

Ia meminta kedua belah pihak harus memberikan contoh yang baik terhadap penegakan hukum. KPK sebagai penegak hukum harus bisa menerima pilihan yang diambil pihak Novanto.

"Tidak bisa lembaga penegak hukum itu semaunya sendiri," demikian Arsul yang juga Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu. [san]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya