Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Saus Berusia 360 Tahun Jadi Salah Satu Kudapan Istimewa Untuk Trump Di Korsel

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 | 12:15 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI


RMOL.
Ada sajian khusus yang akan disuguhkan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam kunjungannya ke Seoul hari ini (Selasa, 7/11).

Dikabarkan Channel News Asia, merujuk pada keterangan seorang juru bicara kantor kepresidenan Seoul, malam nanti akan ada jamuan makan malam oleh Presiden Korea Selatan untuk Trump dan istri.

Dalam jamuan makan malam di kompleks Blue House itu, akan disajikan sejumlah kudapan istimewa, termasuk hidangan tulang rusuk daging sapi yang disajikan bersama dengan saus yang dibuat dengan saus kedelai berusia 360 tahun. Ia menyiratkan saus itu dibuat pada tahun 1657.

Dalam jamuan makan malam di kompleks Blue House itu, akan disajikan sejumlah kudapan istimewa, termasuk hidangan tulang rusuk daging sapi yang disajikan bersama dengan saus yang dibuat dengan saus kedelai berusia 360 tahun. Ia menyiratkan saus itu dibuat pada tahun 1657.

Makanan fermentasi termasuk kecap atau saus kedelai  adalah makanan pokok dalam masakan Korea Selatan, dengan saus kedelai yang dibuat oleh perajin terkenal dan difermentasi selama puluhan tahun atau berabad-abad dan dijual seharga puluhan ribu dolar per liter.

Dalam satu acara makanan di tahun 2012, sekelompok perajin menampilkan kecap yang mereka klaim telah dibuat 450 tahun yang lalu, dengan banderol 100 juta won.

Selain saus khusus, menu lain yang akan dihidangkan nanti malam antara lainya adalah ikan bakar. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya