Berita

Saut Situmorang/Net

Hukum

Bareskrim Masih Selidiki Surat Palsu Saut Situmorang

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 | 11:49 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Bareskrim Polri masih menyelidiki kasus pemalsuan surat palsu yang diduga melibatkan pimpinan KPK Saut Situmorang.

"Kita nggak mau menduga-duga ya, kita lidik dulu, Masih dugaan ya, perlu penelitian," kata Kasubdit IV Poldok Dit Tipidum Bareskrim, Kombes Roma Hutajulu di Bareskrim, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (7/11).

Pernyataan Roma ini untuk memastikan bahwa pihaknya berhati-hati untuk tidak memberi kesimpulan apakah Saut Situmorang yang membuat surat tersebut.


Terkait saksi, sejauh ini Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim baru mememeriksa pelapor yaitu Sandi Kurniawan dan saksi yang diajukan oleh pihak pelapor.

Panggilan terhadap pihak Imigrasi juga belum dapat dipastikan.

"Iya, intinya semua masih proses penyelidikan" pungas Roma.

Saut Situmorang dilaporkan oleh Sandi Kurniawan ke Bareskrim Polri lantaran dituduh membuat surat palsu masa perpanjangan pencekalan ke luar negeri ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Setya Novanto. Pimpinan lembaga anti rasuah itu disangkakan melakukan tindakan penyalahgunaan wewenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 253 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan atau Pasal 421 KUHP.[wid]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya