Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pria Ini Dibui Karena Beli Boneka Seks Anak

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 | 11:46 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan di kota Fredrikstad di Norwegia menjatuhkan hukuman kurungan penjara selama enam bulan pada seorang pria lokal karena membeli boneka seks anak-anak secara online.

Ini adalah kali pertama putusan tersebut diterapkan di negara tersebut.

Pria yang dibui itu adalah pria berusia 23 tahun setelah dinas bea dan cukai menemukan boneka seks silikon, terlihat seperti anak kecil, dalam paket dan memberi tahu polisi. Boneka tersebut menyerupai penampilan seorang gadis berusia antara 9 dan 12 tahun dan harganya sekitar 10.000 orang Norwegia.


Polisi yang kemudian menggeledah pria tersebut menemukan 1.600 foto dan 26 video pornografi anak di komputernya. Selama persidangan, yang dimulai 30 Oktober, terdakwa mengakui telah membeli boneka tersebut dan mendownload dan menyimpan material video tersebut.

"Saya tahu ini salah dan itu adalah sesuatu yang tidak akan terjadi lagi. Saya siap untuk mengambil hukuman penjara," kata pria tersebut di pengadilan seperti dimuat Russia Today.

Dalam pengadilan, boneka itu menggambarkan anak kecil dengan cara yang sangat mengejutkan. Pria tersebut dinilai menyepelekankan seksualisasi anak-anak.

"Bahkan jika kita tidak dapat mengesampingkan fakta bahwa boneka tersebut dapat bertindak sampai tingkat tertentu sebagai pengganti agresi, sulit untuk membayangkan bahwa kepentingan privasi dapat mengadvokasi produk ini," demikian bunyi vonis tersebut. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya