Berita

Yahya Zaini:RMOL

Hukum

Golkar Ikut Bantu Kaji SPDP Setnov

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 | 10:58 WIB | LAPORAN:

. DPP Partai Golkar ikut melakukan kajian terkait Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) terhadap Ketum Golkar sekaligus Ketua DPR Setya Novanto dalam kasus korupsi KTP-el.

"Biasanya kalau yang terikat dengan masalah hukum itu kan lebih banyak beliau dengan pengacara," kata Staf Ahli Ketua DPR Setya Novanto, Yahya Zaini saat ditemui di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (7/11).

Sejek Senin kemarin, SPDP yang dikeluarkan KPK beredar di kalangan wartawan.


Setnov sendiri sudah dua kali dipanggil untuk diperiksa pasca dirinya bebas dari status tersangka kasus korupsi KTP-el di sidang praperadilan.

Menurut Yahya Zaini, DPP Golkar melakukan kajian-kajian lewat perspektif organisasi.

"DPP sendiri memang melakukan kajian-kajian dari perspektif partai dan organisasi," tukasnya.

Dua kali dipanggil penyidik KPK, Setnov tidak hadir dengan alasan reses DPR dan pemanggilan anggota dewan harus dapat izin dari Presiden. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya