Berita

Rikwanto/Net

Hukum

Polri: Pelaku Teror Novel Masih Gelap

SELASA, 07 NOVEMBER 2017 | 09:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Polisi belum menemukan pelaku yang menyiram air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan. Polisi mengaku terkendala lantaran ciri-ciri pelaku masih gelap.

"Ya memang belum ketemu, jadi jangan berasumsi pelakunya ada di kota A, kenapa enggak dijemput? Bukan begitu. Saat ini pelakunya masih blank (masih gelap)," kata Karo Penmas Mabes Polri Brigjen Pol. Rikwanto, Selasa (7/11).

Jelas Rikwanto, walaupun informasi awal diduga sudah lima orang yang dicermati, dalami dan diamankan hingga diselidiki dengan syantific investigation, tapi akhirnya dilepas.


"Ternyata hasil akhirnya disimpulkan mereka tidak terlibat," ujar Rikwanto.

Polri sejauh ini juga sudah memeriksa puluhan orang dan ratusan Closed Circuit Television (CCTV) serta beberapa ahli dimintai keterangan untuk mencari petunjuk yang bisa memberikan gambaran siapa pelaku penyerang Novel.

"Dan kita berulang-ulang olah TKP ya memang disimpulkan sementara ini belum ada yang cukup kuat untuk dijadikan pelaku," jelas Rikwanto.

Sudah 200 hari lebih pasca insiden penyiraman air keras kepada Novel Baswesan 11 April 2017 lalu, aparat kepolisian belum mengetahui siapa aktor intelektual maupun pelaku penyiraman tersebut.

Sampai akhirnya beberapa aktivis anti korupsi yang dimotori Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Azhar Simanjuntak mendorong pemerintah untuk membuat Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) untuk membantu kerja aparat menyingkap tabir kasus Novel. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya