Berita

Freddy Guevara/BBC

Dunia

Kekebalan Dicabut, Politisi Oposisi Venezuela Ini Berlundung Di Rumah Dubes Chili

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 12:13 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang politisi oposisi terkemuka Venezuela Freddy Guevara berlindung di kediaman duta besar Chili di Caracas setelah Mahkamah Agung melepaskan kekebalannya dari tuntutan pada pekan lalu.

Guevara dituduh menghasut kekerasan saat demonstrasi oposisi. Namun pihak oposisi menyebut bahwa Guevara adalah korban penganiayaan politik.

Pria 31 tahun itu diketahui merupakan wakil presiden Majelis Nasional Venezuela.


Kementerian luar negeri Chile mengatakan bahwa dia telah meminta perlindungan dari ancaman yang mengancam keamanannya dan menambahkan bahwa ia  diperlakukan sebagai tamu.

Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza telah memberi label pada Guevara sebagai seorang pengecut.

"Beberapa orang berani ketika menghasut kekerasan, kehancuran dan kematian," tulis Arreaza di Twitter.

"Tapi ketika keadilan selesai, mereka melarikan diri dengan rasa pengecut yang memalukan," tambahnya.

Presiden Majelis Nasional, Julio Borges, mengatakan bahwa pemerintah Presiden Nicolas Maduro berada di belakang keputusan pengadilan tersebut.

"Ini adalah keputusan yang sewenang-wenang dan politis yang berusaha melemahkan sebuah kongres yang mendapat dukungan penuh dari rakyat," katanya.

"Venezuela lapar akan makanan, tapi juga kebebasan, keadilan dan martabat," tambah Borges seperti dimuat BBC.

Beberapa tokoh kunci oposisi Venezuela telah diadili, dipenjara atau dilucuti hak politik mereka sejak Maduro terpilih untuk menggantikan mendiang Hugo Chavez pada tahun 2013. Pemimpin oposisi mengatakan bahwa dia telah memperketat cengkeramannya pada kekuasaan sejak dia membentuk sebuah majelis penyusun awal tahun ini, yang pada akhirnya menggantikan Majelis Nasional. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya