Berita

Serangan di Yaman/Al Jazeera

Dunia

Balas Serangan, Arab Saudi Kirim 29 Bom Ke Yaman

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 10:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Setidaknya 29 serangan udara yang dipimpin oleh Arab Saudi terhadi di Sanaa, Yaman selang beberapa jam setelah pemberontak Houthi melepaskan rudal balistik ke ibukota Riyadh akhir pekan kemarin.

Dimuat Al Jazeera, bom berdatangan layaknya hujan di sejumlah lingkungan di ibukota pada hari Minggu (5/11). Serangan tersebut menargetkan sebuah panggung di alun-alun al-Sabeen yang digunakan oleh pemberontak Houthi untuk parade militer, istana kepresidenan terdekat, markas keamanan nasional dan kementerian dalam negeri.

Kantor berita Saba yang dikelola Houthi melaporkan lebih dari 15 serangan udara terjadi di Sanaa dan 14 lainnya di distrik Sinhan dan Bani Bahloul.


Fatik al-Rodaini, seorang aktivis yang berbasis di Sanaa mengatakan bahwa sejumlah serangan terjadi di kota tua di Sanaa yang merupakan situs warisan dunia UNESCO.

"Ini adalah hari terburuk yang pernah saya alami sejak awal perang," kata Rodaini.

"Saya takut untuk kehidupan anak-anak saya Mereka tidak pergi keluar sepanjang hari. Hanya beberapa menit yang lalu saya berpikir untuk membiarkan mereka lari ke toko-toko tapi kami mendengar ledakan keras lain dan istri saya berkata tidak," jelasnya.

"Orang-orang Saudi tidak peduli dengan anak-anak kita, masa depan kita, kehidupan kita. Mereka tahu bahwa warga sipil tinggal di dekat gedung-gedung pemerintah namun mereka terus menargetkan daerah-daerah tersebut," sambungnya.

Beberapa jam sebelumnya, militer Saudi mengkonfirmasikan telah mencegat sebuah rudal balistik yang dilepaskan dari wilayah Yaman menuju kerajaan tersebut.

Kolonel Turki al-Maliki mengatakan pasukan Saudi mencegat rudal balistik dengan rudal Patriot antar permukaan yang menyebabkannya pecah menjadi fragmen di daerah tak berpenghuni di sebelah timur Bandara Internasional Khalid Riyadh.

Houthi sendiri mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut dan berjanji untuk menargetkan ibu kota negara-negara Arab yang sedang membom negara tersebut. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya