Berita

Setya Novanto/Net

Hukum

KPK Kembali Panggil Setya Novanto

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 10:43 WIB | LAPORAN:

. Ketua DPR Setya Novanto kembali masuk dalam jadwal pemeriksaan saksi di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Senin (6/11).

Novanto dijadwalkan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo dalam kasus korupsi KTP elektronik.

"Saudara Setya Novanto hari ini kembali kami panggil untuk diperiksa terkait kasus KTP-el dengan tersangka ASS," kata Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Senin (6/11).


Ini merupakan pemanggilan ulang untuk Novanto. Sebelumnya, pada Senin pekan lalu (30/10) penyidik KPK juga memanggil ketua umum Partai Golkar tersebut. Namun ia mangkir dari panggilan KPK karena tengah mengunjungi konstituen di masa reses DPR.

Febri mengatakan, KPK belum akan melakukan penjemputan paksa kepada Novanto. Meski begitu, Febri menegaskan bahwa kehadiran saksi merupakan suatu kewajiban hukum.

"Kami ingatkan pejabat publik sepatutnya memahami bahwa hadir sebagai saksi adalah kewajiban hukum," kata Febri kepada wartawan, Rabu lalu (1/11).

Jumat akhir pekan lalu (3/11), Novanto memenuhi panggilan jaksa penuntut umum KPK untuk hadir sebagai saksi di sidang terdakwa korupsi  KTP-el Andi Agustinus alias Andi Narogong.

KPK pernah menetapkan Setya Novanto sebagai tersangka kasus dugaan korupsi KTP-el. Namun status tersangka pudar dengan kemenangannya atas KPK di sidang Praperadilan. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya