Berita

Saad al-Hariri/Net

Global

Pimpinan Hizbullah: Arab Saudi Paksa PM Lebanon Mundur

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 08:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemimpin kelompok Syiah yang bermarkas di Lebanon, Hizbullah, yakni Hassan Nasrallah mengatakan bahwa Arab Saudi memaksa perdana menteri Lebanon untuk mengundurkan diri.

Diketahui bahwa Perdana Menteri Lebanon Saad al-Hariri mengundurkan diri dan diumumkan dalam siaran televisi Lebon dari Arab Saudi pada hari Sabtu kemarin. Ia mencela Hizbullah dan mengatakan bahwa ia merasa hidupnya terancam.

Namun kepala Hizbullah Nasrallah, mengatakan bahwa ini adalah keputusan Saudi yang dipaksakan kepadanya.


"Bukan niatnya, bukan keinginannya dan bukan keputusannya untuk berhenti," kata Nasrallah dalam pidato di televisi Lebanon seperti dimuat BBC.

Ia mempertanyakan apakah Hariri dapat kembali dari Arab Saudi. Namun di sisi lain, ia juga meminta ketenangan, di tengah kekhawatiran bahwa kekerasan dapat meletus di Lebanon.

Secara terpisah, meski Hariri mengatakan bahwa dirinya takut akan pembunuhan, tentara Lebanon mengatakan bahwa pihaknya tidak menemukan plot pembunuhan di negara tersebut. Selain tentara, Mayor Jenderal Abbas Ibrahim, kepala badan intelijen Keamanan Umum Lebanon, juga mengatakan bahwa ia tidak memiliki informasi mengenai plot untuk membunuh politisi di Lebanon.

Sementara itu, pasukan Keamanan Internal Libanon membantah laporan bahwa mereka menggagalkan upaya pembunuhan baru-baru ini di Beirut, ibukota Lebanon.

Sedangkan Menteri Urusan Teluk Arab Thamer al-Sabhan mengatakan bahwa pengawal Hariri telah mengkonfirmasi bahwa ada rencana pembunuhan terhadapnya. Ia juga membantah dalam sebuah wawancara dengan sebuah stasiun televisi Lebanon bahwa Arab Saudi mendorong Hariri untuk mengundurkan diri. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya