Berita

Lokasi serangan di Texas/Reuters

Global

Serangan Di Gereja Texas, 25 Orang Tewas, Pelakunya Pria Berkulit Putih

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 08:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sedikitnya 26 orang tewas setelah seorang pria bersenjata menembaki sebuah gereja pada hari Minggu kemarin (5/11) waktu setempat.

Serangan tersebut terjadi di First Baptist Church di Sutherland Springs, sebuah kota kecil di Wilson County, Texas. Pria bersenjata itu dilaporkan memasuki gereja dan melepaskan tembakan sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

Gubernur Greg Abbott mengkonfirmasi korban tewas dan mengatakan bahwa itu adalah penembakan massal terburuk dalam sejarah Texas. Pelaku sendiri ditembak mati tak lama setelah kejadian tersebut.


"Ini akan menjadi momen berkabung panjang dan menyedihkan bagi mereka yang sedang sakit," katanya pada sebuah konferensi pers seperti dimuat BBC.

Direktur regional Departemen Keamanan Publik Texas Freeman Martin mengatakan bahwa usia korban berkisar antara 5 sampai 72 tahun. Pihak berwenang mengatakan setidaknya 20 orang juga terluka dan dibawa ke rumah sakit.

Martin menggambarkan tersangka sebagai seorang pria kulit putih berusia awal 20-an, mengenakan pakaian hitam dan mengenakan rompi balistik serta perlengkapan taktis. Ia dipersenjatai dengan senapan bergaya serbu.

Ia mulai menembak ke luar gereja sebelum dia masuk dan melepaskan tembakan. Seorang warga setempat mencengkeram senapannya dan mulai menembak pada tersangka, sebelum pria bersenjata tersebut melarikan diri dengan kendaraan.

Warga mengejar tersangka, yang melaju dari jalan dan menabrakkan mobilnya di garis Guadalupe County. Polisi menemukan tersangka tewas di mobilnya, namun tidak jelas apakah dia meninggal karena luka tembak yang ditimbulkan sendiri. Masih belum jelas motif di balik serangan tersebut. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya