Berita

Militer AS/Net

Dunia

Kepala Staf Gabungan: Invasi Darat Satu-satunya Cara Hancurkan Nuklir Korut

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 07:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Satu-satunya cara untuk menghancurkan semua bagian program senjata nuklir Korea Utara adalah melalui invasi darat.

Begitu pedapat yang diutarakan oleh Laksamana Muda Michael Dumont atas nama Kepala Staf Gabungan dalam sebuah surat kepada anggota Kongres Ted Lieu.

"Satu-satunya cara untuk menemukan dan menghancurkan, dengan kepastian yang lengkap, semua komponen program senjata nuklir Korea Utara adalah melalui invasi darat," tulisnya sebagai tanggapan atas pertanyaan Kongres Lieu mengenai potensi konflik.


Resiko yang terlibat termasuk perhitungan soal kemungkinan serangan balik oleh Korea Utara sementara pasukan AS berusaha untuk menonaktifkan fasilitas bawah tanah Korea Utara.

"Briefing rahasia adalah tempat terbaik untuk diskusi rinci," tambahnya.

Kepala Staf Gabungan secara langsung menasihati presiden Amerika Serikat mengenai masalah militer.

Dalam sebuah pernyataan dengan puluhan veteran militer lainnya, Lieu yang merupakan seorang Demokrat, mengatakan bahwa penilaian tersebut sangat mengganggu"dan memperingatkan bahwa sebuah konflik dapat mengakibatkan ratusan ribu, atau bahkan jutaan kematian hanya pada beberapa hari pertempuran.

"Penilaian mereka menggarisbawahi apa yang telah kita ketahui selama ini: tidak ada pilihan militer yang baik untuk Korea Utara," kata pernyataan Lieu tersebut.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump sendiri sebelumnya mengatakan bahwa jika dipaksa untuk membela Amerika Serikat atau sekutu-sekutunya, ia tidak memiliki pilihan selain menghancurkan Korea Utara secara total.

"Presiden perlu berhenti membuat pernyataan provokatif yang menghalangi pilihan diplomatik dan membuat tentara Amerika lebih berisiko," kata pernyataan gabungan Lieu tersebut seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya