Berita

Pangeran Alwaleed/Net

Dunia

Penangkapan Pangeran Alwaleed Jadi Tantangan Langsung Untuk Trump

SENIN, 06 NOVEMBER 2017 | 06:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Penangkapan Pangeran Saudi Alwaleed bin Talal beserta setidaknya 16 pangeran lainnya akhir pekan lalu menjadi tantangan sendiri bagi Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Nama Alwaleed bin Talal merupakan yang paling menonjol di antara belasan pangeran yang ditangkap karena tuduhan korupsi yang masih belum jelas akhir pekan kemarin. Pasalnya, Pangeran Alwaleed merupakan sosok yang memiliki citra pandai berbisnis dan memiliki jiwa sosial yang tinggi.

Ia masuk dalam daftar salah satu orang terkaya di dunia. Pangeran Alwaleed adalah pengendali perusahaan investasi Kingdom Holding yang memiliki banyak saham di sederet perusahaan kelas dunia yang kebanyakan berbasis di Amerika Serikat seperti News Corp, Time Warner, Citigroup, Twitter, Apple, dan Motorola. Selain itu, Alwaleed juga mengendalikan jaringan televisi satelit yang ditonton di seluruh Arab Saudi.


Di sisi lain, seperti dimuat CNN, Pangeran Alwaleed merupakan sosok yang peduli dengan keadaan sosial. Ia mendukung hak perempuan untuk mengemudi bahkan sebelum hal itu diterapkan Arab Saudi. Ia juga berjanji untuk menyumbangkan seluruh harta kekayaannya untuk amal jika ia sudah tiada.

Penangkapan Pangeran Alwaleed ini menjadi tantangan langsung bagi Trump. Mengingat, Trump berulang kali menunjukkan keeratan hubungan Amerika Serikat dengan Arab Saudi terutama Raja Salman dan pewaris tahta Mohammed bin Salman yang berusia 32 tahun. Sosok Mohammed bin Salman diduga berada di bali penangkapan belasan pangeran Saudi tersebut.

Trump sendiri tidak tidak memiliki hubungan yang mulus dengan Pangeran Alwaleed. Kendati di masa lalu Pangeran Alwaleed dan sekelompok investor pernah membeli Hotel Plaza New York dari Trump, namun dalam beberapa kesempatan, Alwaleed merupakan sosok yang kerap melontakan kritik untuk Trump. Tahun 2015 lalu Pangeran Alwaleed pernah menulis di akun Twitternya bahwa Trump bukan hanya aib untuk Partai Republik, tapi juga seluruh Amerika.

Melihat hal tersebut, tekanan bagi Trump untuk melakukan sesuatu bukan datang dari hubungan personalnya dengan Alwaleed. Tekanan justru kemungkinan datang dari pimpinan perusahaan besar yang berbasis di Amerika Serikat di mana Pangeran Alwaleed menanam modal, seperti Ketua Citigroup Michael O'Neill, Rupert Murdoch dari News Corp, Michael Eisner dari Disney, Tim Cook atau Jack Dorsey. Mereka hampir pasti akan menghubungi Trump terkait hal ini dan memintanya melakukan sesuatu dan memanfaatkan kedekatan hubungannya dengan Raja Salman serta Putra Mahkota Saudi. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya