Berita

Bush Senior dan Bush Junior/Net

Dunia

Bush Jr.: Gara-gara Trump Saya Bisa Jadi Presiden Terakhir dari Partai Republik

MINGGU, 05 NOVEMBER 2017 | 08:08 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dua mantan Presiden AS, ayah dan anak, George Bush Sr. dan George W. Bush, masuk ke tengah gelanggang. Mereka tidak ragu-satu menyampaikan kritik keras ke arah Presiden AS Donald J. Trump. Kedua mantan presiden dari Partai Republik itu menganggap Trump melenceng jauh dari nilai-nilai yang ditanamkan kaum Republikan.

Bush Senior menyebut Trump sebagai orang yang blowhard. Dalam kamus Oxford English disebutkan bahwa blowhard adalah istilah yang digunakan merujuk pada orang yang membanggakan diri sendiri, mulut besar, agresif dan tidak menghargai orang lain.

Selain itu, Bush Senior pun mengatakan, dirinya memilih Hillary Clinton dalam pemilihan presiden tahun lalu.


Sementara anaknya, Bush Junior, mengatakan khawatir karena ulah Trump, dirinya (Bush Junior) akan menjadi presiden terakhir dari Partai Republik.

"Saya khawatir (gara-gara Trump) akan menjadi presiden terakhir dari Partai Republik. Orang ini (Trump) tidak tahu apa artinya menjadi presiden," ujar Bush Junior.

Bush Senior menduduki kursi presiden AS hanya satu periode antara 1989 hingga 1993, sebelum akhirnya dikalahkan Bill Clinton. Adapun anaknya, Bush Junior, menduduki kursi presiden AS selama dua periode dari tahun 2000 hingga 2008.

Pernyataan-pernyataan bernada prihatin itu disampaikan keduanya dalam wawancara dengan  penulis buku Mark Updegrove. Pernyataan keduanya menjadi headline di media-media AS.

Trump sedang tidak berada di AS. Presiden AS ke-45 ini tengah melakukan kunjungan ke sejumlah negara di Asia, diawali dengan mengunjungi Jepang.

Trump dikenal sebagai sosok yang tidak ragu menyampaikan kata-kata kasar, tidak hanya kepada lawan, tetapi juga teman dan anak buahnya di kabinet. [dem] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya