Berita

MPR di Bima/MPR

Lewat Pagelaran Seni Budaya Tradisional, Empat Pilar Lebih Tersampaikan

MINGGU, 05 NOVEMBER 2017 | 04:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ratusan masyarakat berbaur dengan pedagang kaki lima di seputaran panggung lapangan Serasuba di lapangan Merdeka Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka menyambut pagelaran seni budaya tradisional Bima sebagai salah satu metode sosialisasi Empat Pilar MPR RI.

Pimpinan MPR Muhammad Syafrudin mengatakan pihaknya memanfaatkan seni budaya sebagai media sosialisasi. Pasalnya pagelaran seni budaya tradisional sangat digemari masyarakat.

"Sehingga pesan-pesan yang disampaikan akan langsung masuk dalam kehidupan masyarakat," kata Syafrudin yang merupakan politisi PAN itu, Sabtu (4/11).


Melalui Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika) Syafrudin mengharapkan agar masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Bima memberikan yang terbaik untuk bangsa serta mengabdi tanpa batas untuk tanah air tercinta ini.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi dan Pengawasan Setjen MPR RI, Suryani mengatakan Sosialisasi Empat Pilar melalui seni budaya ini bekerjasama dengan Pemerintah Kota Bima.

"Pagelaran seni budaya ini dilaksanakan bertujuan untuk memahami dan reaktualisasi terhadap nilai-nilai Pancasila, dalam pemahaman terhadap Empat Pilar MPR RI kepada masyarakat," katanya.

Suryani menambahkan sosialisasi melalui pentas seni budaya adalah salah satu bentuk apresiasi dan langkah konkret MPR RI dalam melestarikan warisan budaya, khususnya seni budaya tradisional yang telah menjadi kekayaan intelektual bangsa Indonesia.

"Karena seni budaya nusantara sangat variatif, saat MPR melakukan sosialisasi melalui metode ini akan disesuaikan dengan budaya masing-masing daerah," jelasnya.

Suryani menekankan pesan-pesan Empat Pilar MPR RI dapat tersampaikan ke masyarakat melalui pagelaran seni budaya. Tidak hanya sebagai hiburan tapi juga harus direalisasikan pada kehidupan sehari-hari.

Turut hadir dalam acara sosialisasi empat pilar Baiq Diyah Ratu Ganefi (Kelompok DPD), Asisten I Setda Kota Bima A. Farid, Ketua DPRD Kota Bima dan jajaran pimpinan dan SKPD Kota Bima.[san]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Moreno Soeprapto, Potret Etika Buruk Wakil Rakyat

Senin, 21 September 2026 | 06:25

Suara Rakyat Jangan Dimubazirkan

Senin, 21 September 2026 | 06:05

Ketika Pakar Saking Pintarnya Jadi “Goblok”

Senin, 21 September 2026 | 05:44

Masa Depan Pelabuhan Indonesia antara Peluang dan Tantangan

Senin, 21 September 2026 | 05:13

Serangan Babi Hutan Persoalan Serius bagi Petani

Senin, 21 September 2026 | 05:00

Merapi Empat Kali Luncurkan Lava Pijar dalam 6 Jam

Senin, 21 September 2026 | 04:39

Pramono Lagi Menempatkan Jakarta dalam Peta Persaingan Kota Global

Senin, 21 September 2026 | 04:23

Membaca Berhadiah Koin

Senin, 21 September 2026 | 04:02

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1448 H Jatuh 8 Februari 2027

Senin, 21 September 2026 | 03:06

Selengkapnya