Berita

MPR Ajak Netizen Dan Blogger Ikut Rajut Persatuan

SABTU, 04 NOVEMBER 2017 | 19:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Netizen Surabaya berkumpul dalam acara Ngobrol Bareng MPR RI yang berlangsung di Ruang Studio V, Hotel Fairfield by Marriot, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (4/11).

Acara itu dihadiri narasumber Sekjen MPR RI, Ma'ruf Cahyono, Kepala Bagian Pusat Data dan Sistem Informasi (PDSI), Andrianto, dan blogger asal Surabaya, Avy Chujnijah.

Dalam acara tersebut, berkumpul sekitar 53 netizen muda, terdiri dari komunitas Video Blogger (Viblog), blogger, youtuber, wartawan online di kota Surabaya.


Di hadapan para netizen muda, Ma'ruf mengatakan, generasi muda harus menjadi generasi yang mampu mempersatukan bangsa dan negara. "Sejak tahun 1908, 1928, 1945 hingga era reformasi pada 1998 selalu melibatkan para pemuda," ungkapnya.

Ma'ruf juga mengatakan, peran dan blogger netizen luar biasa dalam ikut serta menginformasikan kepada masyarakat, khususnya kegiatan MPR terkait Sosialisasi Empat Pilar.

"Sehingga peran serta para netizen dan blogger ini kita manfaatkan dalam rangka upaya membangun kesadaran terhadap implementasi Pancasila, membangun kesadaran konstitusi UUD NRI 1945, bangun kesadaran semboyan Bhinneka Tunggal Ika dan demi berlangsungnya Negara Kesatuan RI," katanya.

Maka, kata Ma'ruf, tugas MPR harus memanfaatkan secara maksimal segala potensi media untuk menyampaikan pesan dan nilai-nilai Empat Pilar kepada berbagai segmentasi masyarakat.

Dalam hal ini netizen dengan seluruh komunitasnya, bisa dijadikan mitra MPR dalam melakukan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kepada generasi muda yang sangat paham media sosial dan perkembangan teknologi informasi.  

"Cara ini harus dilakukan MPR ke depan, terus menerus. Tidak hanya intensitas tapi juga stake holder dari provinsi lain," katanya.

Di Surabaya sendiri menurut Ma'ruf harus ditindaklanjuti, internalisasi tidak boleh hanya bersifat parsial, tapi komitmen Empat Pilar harus ada dalam pengetahuan, kesadaran dan perilaku.

Ke depan, Ma'ruf mengatakan, yang menjadi harapan MPR adalah netizen bisa melaksanakan ajakan MPR untuk melakukan sosialisasi Empat Pilar dan mampu menyampaikan pesan apapun yang sifatnya positif kepada masyarakat.

Kepala Bagian Pusat Data dan Sistem Informasi, Andrianto mengatakan, netizen harus bijak menyampaikan informasi dan harus pandai memanfaatkan teknologi informasi.

"Yang penting antara pengetahuan dan literasi harus dilakukan. Konsep penebalan literasi sangat penting terkait dalam kehidupan bernegara," kata Adrianto.

"Kita tidak bisa menangkal arus informasi yang begitu deras, tapi kita bisa membentengi diri lewat Empat Pilar," tambahnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya