Berita

Dahnil Anzar Simanjuntak/net

Hukum

Dahnil: Pimpinan KPK Tidak Sambut Baik Ide TGPF Kasus Novel

SABTU, 04 NOVEMBER 2017 | 11:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kebuntuan polisi dalam menangani kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan, harus disikapi dengan pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF).

Urgensi membentuk TGPF semakin kuat diwacanakan mengingat kasus penyerangan dengan air keras itu sudah menggantung selama lebih dari 200 hari. Selama itu pula kepolisian mengaku tidak mampu menemukan satu pun tersangka.  

Ide membentuk TGPF disuarakan kelompok aktivis pro pemberantasan korupsi.


Ironisnya, gagasan baik tersebut tidak direspons secara positif oleh Pimpinan KPK sendiri.

"Ini persengkongkolan paripurna sekali. Padahal, dengan adanya TGPF ini menjadi satu wadah untuk menyajikan bukti-bukti yang selama ini tertutupi," kata Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat diskusi Perspektif Indonesia bertema "Kasus Novel Setelah 200 hari" di Gado-gado Boplo, Menteng Jakarta Pusat, Sabtu (4/11).

Dahnil yakin kasus penyerangan atas Novel sangat terencana dan banyak melibatkan "orang kuat" di kalangan pejabat maupun aparatur negara.

"Serangan ini adalah himpunan dari orang-orang yang pro koruptor," tuduhnya.

Karena penyerangan atas Novel merupakan persekongkolan sempurna, Dahnil yang selama ini mengawasi perkembangan kasus tersebut berjanji akan terus mendorong pengungkapannya semaksimal mungkin.

"Novel saja disiram. Apalagi kita-kita dan masyarakat di luar sana yang melawan koruptor," ucap Dahnil. [ald]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DPR Paripurna Bahas RAPBN 2027 Hari Ini, Purbaya Dijadwalkan Hadir

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:21

Indonesia Hidupkan Kembali Pusat Pelatihan Pertanian di Gambia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:20

Emas Antam Terbang Rp15.000, Satu Gram Jadi Rp2,64 Juta

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:08

AS Desak SPBU Turunkan Harga Bensin Seiring Anjloknya Minyak Dunia

Kamis, 02 Juli 2026 | 10:00

Sanksi Tegas Harus Dijatuhkan ke Pihak yang Terlibat Kasus Helikopter KPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:47

Heddy Lugito Ungkap Peran Penting Media Massa bagi Eksistensi DKPP

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:40

IHSG Terbang 1,2 Persen, Rupiah Loyo Rp17.979 per Dolar AS

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:32

Purbaya Tegaskan Surat Utang Danantara Tak Buka Ruang TPPU

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:26

Penyaluran KPP Melesat, Pemerintah Tingkatkan Plafon Pembiayaan Jadi Rp50 Triliun

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:17

Prabowo Dijadwalkan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Lukashenko Pagi Ini

Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08

Selengkapnya