Berita

Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi/Net

Dunia

Solusi Krisis Rohingya Adalah Status Kewarganegaraan Dari Myanmar

JUMAT, 03 NOVEMBER 2017 | 08:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kepala Kantor Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) mengatakan bahwa Myanmar harus memberikan kewarganegaraan kepada ratusan ribu Muslim Rohingya sehingga mereka dapat kembali ke Myanmar.

"Orang-orang ini tidak dapat tetap tanpa kewarganegaraan karena ketidakpedulian ini menghadapkan mereka pada diskriminasi dan penganiayaan, seperti yang terjadi di masa lalu," kata Filippo Grandi pada sebuah konferensi pers setelah berbicara di Dewan Keamanan PBB pada hari Kamis (2/11).
.
"Bagi orang-orang untuk kembali dan untuk kembali ini berkelanjutan, Anda perlu membahas masalah kewarganegaraan yang sangat kompleks," tegasnya seperti dimuat Press TV.


Sejak konflik kekerasan meleutus di wilayah Rakhine Myanmar di mana banyak warga Rohingya tinggal, lebih dari 600 ribu warga Rohingya telah angkat kaki ke Bangladesh.

Banyak dari mereka yang telah melarikan diri telah menceritakan kembali catatan mengerikan tentang pemerkosaan, pembunuhan, dan pembakaran di tangan pasukan Myanmar.

Akar krisis tersebut adalah penolakan Myanmar untuk memberikan kewarganegaraan kepada komunitas Rohingya. Pemerintah mengatakan Rohingya harus pergi ke Bangladesh yang dinilai sebagai negara asal mereka. Sementara Bangladesh mengatakan bahwa mereka orang Myanmar dan Dhaka menerima pengungsi Rohingya hanya dengan alasan kemanusiaan. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya