Berita

Pelaku/Net

Dunia

Trump: Hukuman Mati Pantas Untuk Pelaku Serangan Truk New York

JUMAT, 03 NOVEMBER 2017 | 07:50 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump berulang kali menyerukan agar Sayfullo Saipov, pelaku serangan truk di New York dijatuhi hukuman mati.

"Ada juga sesuatu yang tepat untuk menjaganya di rumah kejahatan mengerikan yang dia lakukan," tulis Trump di akun Twitternya.

"Harus bergerak cepat. Kematian, kematian!" sambungnya seperti dimuat BBC.


Saipov, yang hadir di pengadilan pada hari Rabu dengan menggunakan kursi roda, menghadapi tuduhan federal terorisme, yang berarti pemerintah dapat mengganti larangan hukuman mati New York.

Trump sebelumnya pernah mengatakan bahwa pelaku sebaiknya dikirik ke Teluk Guantanamo. Namun ia meralat perkataanya dengan dalih proses tersebut memakan waktu yang lebih lama.

Sayfullo sendiri diketahui menabrakkan truk yang dibawanya ke kerumunan pesepeda dan pejalan kaki di Manhattan awal pekan ini. delapan orang tewas dan belasan lainnya luka-luka. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya