Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

40 Ribu Pengungsi Anak Tanpa Pendamping Hidup Di Pengungsian Rohingya Bangladesh

KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 | 12:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Lebih dari 40 ribu pengungsi anak tanpa pendamping saat ini berada di antara pengungsi Rohingya yang melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak peningkatan kekerasan Agustus lalu.

Fakta tersebut diungkap oleh Komisaris Polisi Eropa untuk Bantuan Kemanusiaan dan Manajemen Krisis Christos Stylianides.

Stylianides menggambarkan krisis pengungsi di kota perbatasan Cox's Bazar di Bangladesh sebagai merupakan yang terbesar dalam beberapa dasawarsa terakhir. Pasalnya, lebih dari 600 ribu warga Rohingya melarikan diri dari kekerasan di negara bagian Rakhine di Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh sejak akhir Agustus.


"Saya sangat terkejut saat kunjungan di kamp-kamp itu dengan besarnya apa yang saya lihat. Besarnya arus masuk dalam waktu yang sangat singkat, itu benar-benar unik," kata Stylianides.

Dia menambahkan bahwa jumlah anak di bawah umur yang tidak didampingi sekarang ada di atas angka 40 ribu.

"Saya pikir angka ini saja dapat menunjukkan skala masalahnya," jelasnya seperti dimuat Press TV.

Lembaga-lembaga bantuan telah mengungkapkan kekhawatirannya pada kondisi ini karena krisis kemanusiaan yang mengerikan di kamp-kamp dimana para pengungsi menghadapi kekurangan akut dari tempat tinggal, air, perawatan kesehatan dan sanitasi. [mel]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya