Berita

Teten Masduki, KH Ma'ruf Amin, dan Sudhamek AWS/Net

Bisnis

MUI: Program Agrikanas Wujudkan Swasembada Kacang Nasional

KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 | 08:40 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Pusat Inkubasi Bisnis Syariah MUI dan Kantor Staf Presiden (KSP) mengandeng PT. Perhutani dan Garuda Food dalam peluncuran program baru yaitu Agribisnis Kacang Nasional (Agrikanas). Program ini merupakan tindak lanjut Kongres Ekonomi Umat.

Realisasi tahap pertama kemitraan ini dibuktikan dengan pelaksanaan penanaman perdana kacang tanah, yang disaksikan langsung oleh Kepala Staf Presiden Teten Masduki dan Chairman Garuda Food Group, Sudhamek AWS. Kegiatan Tanam Raya Perdana kacang tanah di Desa Dander, Kecamatan Dander Kabupaten Bojonegoro ini merupakan realisasi percepatan implementasi hasil Kongres Ekonomi Umat MUI untuk mewujudkan konsep Arus Baru Ekonomi Indonesia.

Program ini menitikberatkan pada pemberdayaan ekonomi umat ini melibatkan banyak unsur, antara lain Perhutani, LMDH (Lembaga Masyarakat Desa Hutan), Kelompok Tani, PTPN, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta pondok-pondok pesantren. Utamanya adalah para petani penggarap dan pihak swasta seperti Garuda Food Putra Putri Jaya.


Ketua Umum MUI, KH Ma'ruf Amin menjelaskan bahwa Kongres Ekonomi Umat yang dibuka Presiden RI Joko Widodo pada 22-24 April lalu menghasilkan berbagai rekomendasi untuk memajukan perekonomian umat di Indonesia. Di antara rekomendasi tersebut adalah komitmen untuk menggerakkan koperasi dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi pelaku usaha utama perekonomian nasional.

"Hal ini merupakan realisasi dari rekomendasi-rekomendasi itu, jika selama ini sebuah rekomendari dari pertemuan akbar hanya tersimpan rapi di etalase sekretariat kali ini benar-benar terlaksana dan dirasakan langsung oleh masyarakat, semoga program ini dapat berhasil dan berjalan dengan maksimal," harap Ma'ruf Amin.

Komisaris Garuda Food Group, Hartono Atmadja,  juga mengemukakan, bahwa mereka berkomitmen untuk mendukung gerakan pemberdayaan ekonomi umat ini karena sejalan dengan misi perusahaan. Yakni membawa perubahan dengan menciptakan nilai tambah bagi masyarakat berdasarkan prinsip saling menumbuh kembangkan.

"Kami yakin bahwa kesuksesan Garuda Food hingga saat ini tidak terlepas dari peran berbagai pihak. Oleh karena itu kami ikut aktif mendukung gerakan pemberdayaan ekonomi umat ini, karena selain dapat memupuk budaya dan jiwa entrepreneurship, juga dapat meningkatkan pendapatan perekonomian masyarakat. Sehingga diharapkan kesejahteraan masyarakat juga meningkat," kata Hartono.

Direktur Pinbas MUI Azrul Tanjung menyampaikan bahwasanya Program agribisnis modern komoditi kacang ini bertujuan untuk kemakmuran umat, sebagai realisasi tindak lanjut Kongres Ekonomi Umat 2017 lalu.

"Program ini juga merupakan inisiasi MUI dalam membangun Kemitraan model segitiga (MISETI) unuk mewujudkan Arus Baru Ekonomi Umat," imbuhnya, dalam keterangan beberapa saat lalu (Kamis, 2/11).

Pelaku kemitraan Agrikanas terdiri dari UMKMK, pelaku usaha besar dan pemerintah. Tagline Agrikanas yang berupaya mengkacangkan Indonesia adalah mendorong ketahanan pangan dan swasembada kacang nasional.

"Kongres ekonomi umat mengamanatkan gerakan aksi ekonomi umat. Aksi agribisnis dengan pengeloaan secara modern, berorientasi mengurangi pengangguran, meningkatkan semangat kewirausahaan, menambah income, sekaligus mendorong ketahanan pangan dan swa-sembada kacang nasional," demikian Azrul.[wid] 

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

In Memorian Try Sutrisno: Pemikiran dan Dedikasi

Senin, 02 Maret 2026 | 18:14

Cek Jadwal One Way, Ganjil-Genap, dan Contra Flow Mudik Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 18:12

Lebaran di Ambang Kelangkaan BBM

Senin, 02 Maret 2026 | 18:04

Konflik Iran-Israel Bisa Bikin Harga BBM Naik

Senin, 02 Maret 2026 | 18:00

Benahi Tol Sumatera Jelang Mudik 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 17:46

Budi Karya Sumadi Tiga Kali Mangkir Dipanggil KPK

Senin, 02 Maret 2026 | 17:28

Ayatollah Alireza Arafi dan Masa Depan Republik Islam Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 17:13

Waka MPR Minta Pemerintah Antisipasi Dampak Gejolak Selat Hormuz pada APBN

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

Adkasi Minta Evaluasi Kebijakan Transfer Keuangan Daerah

Senin, 02 Maret 2026 | 17:08

5 Destinasi Terbaik untuk Merayakan Cap Go Meh 2026 di Indonesia

Senin, 02 Maret 2026 | 16:59

Selengkapnya