Berita

Timochenko (Kanan)/BBC

Dunia

Eks Pemimpin Pemberontak Akan Calonkan Diri Jadi Presiden

KAMIS, 02 NOVEMBER 2017 | 08:29 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Bekas pemimpin kelompok pemberontak Kolombia FARC Rodrigo Londoño mengumumkan rencana pencalonan dirinya sebagai presiden tahun 2018 mendatang.

Rodrigo yang dikenal dengan nama Timochenko diketahui menandatangani kesempakatan damai dengan pemerintah Kolombia setahun yang lalu. Ia akan mencalonkan diri untuk partai yang didirikan oleh kelompok pemberontak tersebut.

Timochenko sendiri diketahui menjadi pemimpin FARC di tahun 2011 lalu, menggantikan Alfonso Cano sebagai komandan tertinggi FARC setelah dibunuh oleh angkatan bersenjata Kolombia.


Kesempatannya untuk menjadi presiden dianggap minimal karena banyak orang Kolombia yang enggan melihat seorang mantan pemberontak yang mewakili mereka. Dikabarkan BBC, jajak pendapat menunjukkan bahwa banyak warga Kolombia terus mempertanyakan komitmen FARC terhadap perdamaian.

Partai-partai sayap kanan pada khususnya telah kritis terhadap proses perdamaian karena pemerintah membiarkan anggota FARC mencalonkan diri tanpa harus menjalani masa hukuman penjara. Padahal di masa lalu ada lebih dari 260 ribu orang terbunuh dalam kurun waktu lebih dari lima dekakde akibat konflik bersenjata dengan FARC.

Kesepakatan damai sendiri secara resmi berhenti menjadi kelompok bersenjata pada tanggal 27 Juni ketika sebuah upacara menandai berakhirnya proses pelucutan senjata. Putaran pertama pemilihan presiden akan digelar pada 27 Mei 2018. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya