Berita

Dunia

Baru Menikah, Wanita Ini Bunuh Suaminya Dengan Racun Di Susu

RABU, 01 NOVEMBER 2017 | 09:33 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Seorang wanita yang baru menikah di Muzaffargarh, Pakistan diamankan karena dicurigai telah membunuh suaminya dan 14 kerabatnya dengan susu beracun.

Wanita itu bernama Asiya Bibi. Polisi mencurigai ia mencapur zat beracun ke dalam susu untuk disajikan kepada suaminya dan keluarganya.

Polisi dalam penyelikan mengatakan bahwa wanita tersebut telah dipaksa melakukan pernikahan yang diatur pada bulan September lalu.


Pernikahan semacam itu bukanlah hal yang asing di daerah pedesaan di Pakistan. Seringkali, pernikahan paksa dengan dijodohkan justru didorong oleh anggota kelaurga.

Asiya Bibi telah berupaya melarikan diri dari rumah suaminya dan kembali ke orang tuanya, namun upayanya tersebut gagal.

Pejabat senior kepolisian Owais Ahmad menegaskan bahwa Asiya Bibi telah didakwa melakukan pembunuhan. Selain Asiya Bibi, seorang pria yang diduga sebagai kekasihnya, dan bibinya, juga telah ditangkap. Mereka diduga membantunya dalam melakukan aksi tersebut.

Akibat susu beracun itu, 15 orang tewas dan delapan lainnya berada di rumah sakit karena keracunan. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya