Berita

Sabam Sirait/Net

Politik

Sabam Sirait: Pertemuan Jokowi-SBY Jadi Pesan Persatuan Bagi Rakyat

SELASA, 31 OKTOBER 2017 | 09:46 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden RI Ke-6 yang juga Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono sangat bermanfaat bagi rakyat Indonesia. Apalagi bila niat dan tujuan pertemuan tersebut untuk persatuan bangsa dan negara.

"Saat ini, pertemuan tersebut berguna  untuk memberikan semangat pada rakyat dan semangat kerjasa sama dan kerja keras yang baik. Pertemuan antara-tokoh politik itu bagus selama untuk kepentingan negara, bukan kepentingan antar-pribadi atau antar-kelompok saja," kata tokoh senior politik Indonesia, Sabam Sirait, saat dimintai pandangan soal pertemuan Jokowi dan SBY, beberapa saat lalu (Selasa, 31/10).

Pertemuan ini, lanjut Sabam, bisa diteruskan oleh politisi muda lintas-partai. Dengan catatan, agenda pertemuan tersebut tidak untuk membuat kelompok atau organisasi baru dari dalam partai politik itu sendiri. Melainkan memberikan contoh kepada rakyat Indonesia bahwa persatuan dan kesatuan bangsa itu jauh lebih penting.


Kepada para politisi muda, Sabam berpesan agar belajar dari sejarah generasi sebelumnya, dan di saat yang sama membuktikan diri bahwa mereka bisa berbuat dan bekerja lebih baik dari para orang tua. Politisi muda juga kian melek dengan geo-politik sehingga Indonesia benar-benar menjadi negara yang berdaulat dalam bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya.

"Tentu ini tidak mudah mengurus Indonesia yang begitu besar ini. Maka persatuan menjadi kunci untuk mengurus Indonesia," tegas Sabam, yang juga deklarator PDI tahun 1973, sebelum berganti nama menjadi PDI Perjuangan.

Sabam, yang dikenal kini sebagai sosok negarawan, juga mendorong politisi dan generasi muda untuk membangun kerjasama dengan negara-negara tetangga. Kerjasama itu harus dibangun berdasarkan kepentingan nasional.

"Kita harus baik dengan negara-negara tetangga namun juga tak boleh kalah oleh mereka," tegas Sabam, yang akan mendorong pemerintah Indonesia dan negara-negara di Asia-Afrika untuk menggelar Konferensi Asia Afrika Kedua.

"Ini untuk meyakinkan kepada dunia bahwa penjajahan di manapun atas nama apapun harus dihentikan saat ini juga," demikian Sabam. [ysa]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya