Berita

Politik

PDIP-Friedrich Naumann Foundation Saling Tukar Informasi Dan Perkuat Kerja Sama

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 20:31 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

RMOL. PDI Perjuangan akan ikut dalam pilkada serentak yang akan digelar tahun 2018. Terkait hal ini, PDI Perjuangan memberikan sejumlah pelatihan terkait pilkada, baik itu pelatihan atau sekolah untuk calon kepala daerah hingga pelatihan soal penggunaan media sosial.

Demikian disampaikan Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, saat menerima kunjungan persahabatan Prof. Dr. Jurgen Morlok, Chairman of the Board of Trustee Friedrich Naumann Foundation (FNF) ke kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin sore (30/10).
 
Dalam dialog kedua pihak berharap persahabatan dan kerjasama semakin berkembang di masa mendatang. Dalam pertemuan persahabatan yang penuh keakraban itu, dibahas juga situasi terkini di Indonesia dan Jerman. Sebelum dialog dimulai, Hasto menayangkan video singkat mengenai kiprah PDI Perjuangan saat ini.  Dan secara spontan, Jurgen Morlok memuji video yang ditayangkan tersebut.


"PDI Perjuangan memberikan pelatihan kepada para calon kepala daerah agar ketika memimpin benar-benar menjalankan ideologi partai, bagaimana memimpin dengan menjadikan kekuasaan berwajah kerakyatan, pemimpin yang mau turun ke bawah,” kata Hasto.

Dalam pertemuan itu, Hasto didampingi sejumlah fungsionaris DPP PDI Perjuangan diantaranya Ketua DPP Andreas H Pareira, Kepala Balitbang Heri Ahmadi, dan Hanjaya. Kemudian dalam dialog tersebut, Hasto secara singkat juga menjelaskan mengenai sistem politik di Indonesia dan pengalaman PDI Perjuangan 10 tahun menjadi oposisi.

"Kami mempunyai pengalaman dengan FNF yang memberikan pelatihan bagaimana efektif sebagai partai oposisi. Jadi kami belajar dari kerjasama dengan FNF tersebut," jelas Hasto.

Hasto menambahkan, dalam bekerjasama dengan FNF, PDI Perjuangan juga melakukan tukar informasi. Dan dalam waktu dekat ini, PDI Perjuangan akan bekerjasama dengan BJ Habibie untuk mendorong aplikasi media terapan dalam upaya untuk mempercepat aplikasi.

"Dan dengan FNF kami juga membahas program kerjasama penguatan peran wanita. Kami merancang bagaimana mengukur keterlibatan dan peran wanita dalam berbagai hal dan sektor," terangnya.

 Dalam kesempatan itu, Jurgen Morlok menyampaikan kekagumannya terhadap kiprah politik PDI Perjuangan. Dia pun antusias bisa mempererat hubungan dan kerjasama dengan PDI Perjuangan untuk ke depannya.

"Saya yakin kita bisa mengembangkan kerjasama kedua belah pihak. Semoga kerjasama dan persahabatan kita akan meningjat di masa mendatang," ucap Jurgen Morlok. [ysa]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya