Berita

Anto Prabowo/Net

Politik

Kedatangan Ketua OJK Ke Maumere Untuk Sosialisasi Waspada Investasi

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 13:43 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Kedatangan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso ke Maumere Nusa Tenggara Timur untuk melakukan sosialisasi waspada investasi di arena Maumere Jazz Festival yang dihadiri sekitar 7.000 orang.

Sosialisasi waspada investasi di Maumere ini, kata Plt Deputi Komisioner Manajemen Strategis dan Logistik OJK Anto Prabowo, merupakan tindak lanjut pembicaraan Ketua DK OJK dengan Gubernur NTT yang menyampaikan bahwa di kabupaten Sikka dan Larantuka banyak terdapat tawaran investasi yang tidak jelas izinnya.

"Ketua DK OJK hadir di acara tersebut sebagai tamu undangan dan tidak memberikan sumbangan untuk kegiatan tersebut." kata Anto Prabowo kepada Kantor Berita Politik RMOL beberapa saat lalu (senin, 30/10).


Pernyataan resmi ini disampaikan Anto Prabowo sekaligus untuk menanggapi pemberitaan sebelumnya (Dihadiri Pejabat BI Dan Ketua OJK, KPK Harus Telusuri Sumbangan Acara Maumere Jazz Fiesta).

Anto menambahkan, OJK melalui Satgas Waspada Investasi terus berupaya untuk mencegah terjadinya korban investasi tanpa izin dengan memperbanyak sosialisasi dan edukasi keuangan ke masyarakat serta melakukan penindakan dengan menghentikan kegiatan penghimpunan dana dan pengelolaan investasi tanpa izin.

"Pada pekan lalu Ketua Dewan Komisioner OJK melakukan kunjungan ke Solo, Maumere dan Denpasar dalam rangka sosialisasi waspada investasi yang memang sedang digalakkan OJK untuk terus disampaikan ke masyarakat di seluruh pelosok Indonesia," kata Anto.

Dalam kunjungan ke Solo Jumat lalu (27/10), Ketua DK OJK melakukan dua kegiatan yaitu diskusi perkembangan Fintech dengan kalangan akademisi dan melakukan sosialiasi waspada investasi melalui Pagelaran Wayang Kulit dalam rangka hari Sumpah Pemuda. Selanjutnya pada Sabtu malam (28/10) itulah mengunjungi Maumere.

"Sejak Januari 2017 hingga Oktober ini, Satgas Waspada Investasi telah menghentikan kegiatan penghimpunan dana dan pengelolaan investasi tanpa izin 62 entitas di seluruh Indonesia," demikian Anto. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya