Berita

Bruno Rodriguez/Net

Dunia

Kuba: Tuduhan Serangan Sonik Hanya Manipulasi Politik AS

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 09:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Kuba menegaskan bahwa serangan sonik terhadap staf kedutaan besar Amerika Serikat di Havana yang dituduhkan mengada-ada.

Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez menyebut bahwa serangan semacam itu tidak ada dan merupakan bentuk manipulasi politik yang dilakukan Amerika Serikat dengan tujuan untuk merusak hubungan bilateral.

Tuduhan tersebut, jelasnya, telah menyebabkan kemerosotan serius dalam hubungan antara kedua pemerintah dan kedua negara.


"Ini tidak dapat diterima dan tidak bermoral, dari sudut pandang pemerintah Kuba, agar orang-orang dirugikan oleh perbedaan antara pemerintah," tambahnya saat berbicara di Washington pada pertemuan warga Kuba yang tinggal di AS akhir pekan kemarin.

Dikabarkan BBC, Amerika Serikat sendiri menuduh bahwa puluhan stafnya yang bekerja di kedutaan Amerika Serikat di Havana mengalami gangguan ringan hingga berat seperti pusing dan gangguan pendengaran. Hal itu diduga karena Kuba meletakkan suatu alat di dekat kedutaan yang memancarkan suara tak terdengar namun dapat merusak pendengaran.

Namun demikian belum ada bukti yang pernah dipaparkan mengenai serangan tersebut. Amerika Serikat sendiri menarik puluhan stafnya dari Kuba dan mengusir 15 diplomat kuba dari Amerika Serikat.

Pemerintah Amerika Serikat juga menunda pemrosesan visa di Kuba tanpa batas waktu. [mel]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya