Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Peringati Hari Sumpah Pemuda, BUMN Hadir Di Kampus

SENIN, 30 OKTOBER 2017 | 03:11 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda bertepatan tanggal 28 Oktober, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) secara serentak menggelar acara "BUMN Hadir di Kampus" di berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia.

PT Pupuk Indonesia (Persero) dan PT Nindya Karya (Persero) ditunjuk menjadi pelaksana kegiatan di Kampus Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS).

Hadir sebagai pembicara dalam kegiatan yang berlangsung Sabtu (28/10) itu yakni Sekmen BUMN Imam A. Putra, Wakil Rektor Bidang Penelitian, Inovasi dan Kerjasama ITS  Prof. Dr. Ketut Buda Artana, ST, MSc. Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Aas Asikin Idat dan Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Indradjaja Manopol. Total peserta diskusi ilmiah ini mencapai hampir 2000 mahasiswa.


"Melalui kegiatan BUMN Hadir di Kampus ini Kementerian BUMN berupaya memberikan pemahaman kepada civitas akademika tentang kondisi perekonomian nasional dan peran strategis BUMN dalam pembangunan ekonomi nasional dan menjembatani sinergi BUMN dengan perguruan tinggi yang memiliki sumber daya profesional," kata Imam Apriyanto Putro dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (29/10).

Dikatakan dia, berbagai upaya dilakukan oleh BUMN dan Pemerintah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan kondisi perekonomian nasional. Kegiatan BUMN Hadir di Kampus merupakan kegiatan dimana Menteri BUMN, pejabat eselon I Kementerian BUMN dan Direktur Utama BUMN diterjunkan ke kampus untuk berdiskusi dengan civitas akademika perguruan tinggi yang terdiri dari para dosen dan mahasiswa.

Selain kegiatan diskusi ilmiah, dilakukan juga penandatanganan MoU  di Bidang Riset antara PT Pupuk Indonesia (Persero) dengan ITS. Aas mengungkapkan bahwa kerjasama riset ini merupakan bentuk semakin besarnya perhatian Perusahaan terhadap bidang riset.

"Menurut kami, perguruan tinggi khususnya ITS adalah mitra yang tepat bagi kami melakukan pengembangan riset di berbagai bidang," kata Aas.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga memberikan bantuan dalam bentuk Fasilitas Training Center yang sedang dikembankangkan oleh ITS. Melalui anak usahanya, PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Petrokimia Gresik, Pupuk Indonesia juga memberikan bantuan beasiswa bagi pelajar di sekitar perusahaan. Selama tahun 2009 sampai triwulan III 2017, PT Pupuk Kalimantan Timur telah menyalurkan dana sebesar Rp 1,79 miliar untuk Program Pupuk Kaltim Peduli Pendidikan, sebanyak 19 pelajar asal Kalimantan Timur  yang dikuliahkan ke ITS.

Sedangkan PT Petrokimia Gresik sejak tahun 2012 hingga 2017 ini telah menyalurkan dana Rp1,38 milyar untuk 17 siswa yang berkuliah  di ITS.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya